Rekomendasi Fluid Peeling yang Murah dan Terjangkau

Suatu hari saya pernah merasa seperti habis dihantam kulkas dua pintu waktu melihat foto-foto seminar bersama teman-teman blogger. Seperti biasa, setelah ada kegiatan liputan, teman-teman blogger kadang berbagi foto di group untuk berbagi momen. Setelah saya amati, lha kok ternyata kulit wajah saya paling kumus-kumus sejagat manusia yang hadir di sebuah convention hall. Pasti bukan pengaruh cahaya, karena saya berdiri di posisi yang cahaya nya paling oke. Kusamnya makin kelihatan jelas ketika saya hanya foto berdua dengan mbak artis yang kulitnya mulus dan alus. Pengen nangis guling-guling rasanya.

Dulu, ketika masih setiap hari pulang pergi kantor, saya rajin sekali merawat wajah, mulai dari memakai serum hingga rutin memakai masker. Namun setelah resign, langkah-langkah itu terasa makin merepotkan. Ditambah lagi dua bocah kunyil di rumah mulai kepo luar biasa tiap kali bundanya berdiri di depan cermin. Setiap kali bercermin dan memegang botol skincare, tak lama kemudian deretan kotak make up saya akan bertebaran di lantai demi memenuhi hasrat ingin tahu dua bocah perempuan. Itu kenapa saya makin males melakukan rutinitas merawat wajah seperti dulu. Asal rajin wudhu saja, sudah pasti glowing to?

Eh, la kok ternyata angan-angan tak selalu seindah kenyataan. Wajah saya kusam, kusut masai seperti handuk tak pernah dicuci. Mblegadus kalau kata orang Surabaya. Mangkak kalo kata ibu saya.

Padahal sudah menjadi rahasia umum, kalau perempuan itu selalu ingin kelihatan cantik dan awet muda. Namun kita tinggal di bumi yang oksigennya selain membantu manusia tetap hidup tapi juga membuat jaringan kulit makin mudah keriput. Seperti kulit jeruk yang dibiarkan di udara terbuka akan berubah warna menjadi semakin coklat dan berkerut. Seperti buah apel yang setelah digigit lalu berubah menjadi kecoklatan. Pun demikian kulit kita, eh saya, eh kita.

Apakah ada cara agar proses oksidasi itu dihentikan? Tidak. Selama masih ada oksigen, maka proses oksidasi akan terus berlangsung. Namun proses itu bisa diperlambat. Untuk memperlambat proses oksidasi pada buah-buahan, bisa dilakukan dengan berbagai cara. Lebih detailnya mungkin ditanyakan pada mereka yang ahli dan malang melintang di dunia dapur. Kalau pada kulit, proses penuaan dini bisa dihambat dengan banyak cara. Salah satunya dengan regenerasi sel kulit mati.

Sebenarnya regenerasi kulit bisa berlangsung secara alami. Jika pada bayi, proses regenerasi kulit bisa berlangsung cepat. Namun seiring bertambahnya usia, proses regenerasi semakin lambat. Jika proses regenerasi kulit lambat ditambah kulit tidak pernah dirawat dan dibersihkan, yang terjadi ya penumpukan sel kulit mati. Sel kulit mati yang menumpuk itulah yang menimbulkan banyak masalah seperti jerawat, komedo, bintik hitam, kulit kusam, dan sejenisnya. Setelah tahu ilmunya saya mendadak sedih, kenapa belajarnya gak dari dulu.

Nah, dari acara Maxi-Peel Blogger Gathering di tanggal 15 Juli 2018 kemarin, saya mendapat banyak pencerahan tentang perawatan kulit wajah. Dari acara tersebut saya baru tahu kalau ternyata proses regenerasi sel kulit mati pada usia diatas 30an itu bisa dibantu dipercepat dengan cara manual dan dengan cara kimiawi. Proses pengelupasan sel kulit mati atau biasa disebut eksfoliasi ini salah satunya bisa dilakukan dengan peeling. Jaman ibu kita yang namanya peeling itu ya bentuk kasar, grenjel-grenjel karena ada butiran halus yang membantu mengelupas kulit. Atau kalau gak mau sakit karena peeling manual, bisa pergi ke salon kecantikan. Eksfoliasi sama mbak-mbak kapster itu cukup mudah dan gampang asal mau keluar duit tebal dari dompet.

Tapi tahukah, ternyata sudah ada peeling yang bentuknya cair dan harganya sangat terjangkau dan bisa kita lakukan sendiri dari rumah. Ya ampun, sepertinya saya terlalu banyak cuek dengan perkembangan teknologi dunia kecantikan sampai ketinggalan jauh informasi kece seperti ini. Katanya lagi peeling cair ini bisa dipakai tiap hari, bahkan bisa memperkecil pori-pori. Iya apa iya? Biar makin pinter, berikut saya bagi beberapa hal yang saya dapat terkait dengan fluid peeling atau peeling cair tersebut.

TENTANG MAXI-PEEL

Produk Peeling cair yang saya sebutkan di atas bernama Maxi-Peel Micro-Exfoliant Fluid yang diproduksi oleh Splash Corporation, sebuah perusahaan terkemuka di Filipina. Maxi-Peel ini mengandung skin renewal micro-exfoliant dan skin vitamin yang membantu membersihkan kulit dan mengangkat sel kulit mati pada lapisan epidermis. Manfaatnya jika lapisan kulit epidermis bersih dari tumpukan sel kulit mati, maka proses regenerasi kulit dapat berlangsung lebih cepat.

Kelebihan lain dari Maxi-Peel, kamu akan bisa menggunakan peeling semudah mengoleskan toner. Selain itu meski memakai produk ini setiap hari, tidak khawatir menimbulkan kulit kemerahan. Konon katanya kulit kemerahan tersebut terjadi karena ada jaringan kulit yang terbuka. Karena Maxi-Peel memiliki bentuk cair, sehingga mudah diserap kulit dan tidak menimbulkan jaringan terbuka pada kulit. Insyaallah aman dan tidak perih. Karena pemakaiannya mudah dan anti ribet, maka cocok sekali untuk emak rempong beranak pinak seperti saya.

Biar makin mudah, berikut langkah-langkah yang harus kamu ketahui ketika memakai Maxi-Peel:

  1. Gunakan Maxi-Peel sehari sekali sebelum tidur.
  2. Sebelum memakai Maxi-Peel bersihkan wajah terlebih dahulu.
  3. Lalu gunakan Maxi-Peel dengan cara meneteskan 3-5 tetes ke atas kapas atau telapak tangan, lalu usapkan lembut ke atas wajah. Jangan digosok terlalu keras ya… Penting! Kamu sedang memakai peeling cair, bukan amplas wajah.
  4. Setelah memakai Maxi-Peel silahkan dilanjutkan dengan memakai rangkaian cream malam.

Gampang kan? Iya laah gampang banget. Sama gampangnya kok seperti kamu memakai toner setelah selesai membersihkan wajah. Kemarin setelah saya mengunggah foto produk Maxi-Peel ke instragam, saya menerima beberapa pertanyaan. Biar makin pinter, boleh ya pertanyaannya diulang dan jawabannya dirangkum di sini. Simak baik-baik!

  • Apakah Maxi-Peel cocok untuk jenis kulit kering?

Sejatinya secara tes dermatologi, Maxi-Peel bisa digunakan untuk semua jenis kulit. Biar makin yakin, sebelum digunakan merata ke seluruh wajah, sebaiknya tes dulu di belakang telinga pada hari pertama. Apakah menimbulkan ruam atau gatal pada kulit. Hal ini berlaku sama untuk semua jenis rangkaian perawatan kulit dan kosmetik yang baru kalian cobain. Jadi efek samping jika ada alergi atau tidak cocok tidak akan menyebar merata ke seluruh wajah. Tips nih! Catet ya!

Agar kulit tetap terjaga kelembabannya, sebaiknya gunakan pelembab setelah memakai Maxi-peel. Sebagai catatan, Maxi-Peel ini memiliki kandungan alkohol di dalamnya. Jadi untuk kalian yang mudah alergi terhadap alkohol, ada baiknya mempertimbangkan opsi lain. Selain itu agar kulit lebih mudah terjaga kelembabannya, sebaiknya tidak digunakan juga bersamaan dengan produk lain yang sama-sama memiliki kandungan alkohol. Coba cek daftar ingredients di botol perlengkapan lenong masing-masing yaa…

  • Biasanya proses ekxfoliasi tidak boleh dilakukan setiap hari. Kenapa dengan Maxi-Peel bisa setiap hari?

Karena sejatinya Maxi-Peel mengandung vitamin dan Micro-Exfoliant yang dapat membantu menghilangkan minyak dan kotoran pada pori-pori wajah, sehingga membantu mempercepat proses eksfoliasi alami pada kulit. Selain itu kandungan vitamin A, E, C dan B membantu melembabkan kulit sehingga tidak menimbulkan perih dan kemerahan seperti udang rebus pindah ke kulit.

  • Apakah memakai Maxi-Peel setiap hari tidak akan membuat kulit semakin tipis?

Sekali lagi, Maxi-Peel memiliki bentuk cair dan lembut. Sifat eksfoliasi pada Maxi-Peel adalah membantu mengangkat sel kulit mati, sehingga tidak melukai jaringan kulit epidermis yang masih bagus. Jadi kulit tetap aman, tidak menipis seperti nasib dompet suami yang habis dikuras istri. Itu kenapa penting untuk menggunakan Maxi-Peel dengan cara mengusap lembut pada wajah, jangan digosok terlalu bersemangat. Santai saja.

  • Apakah setelah memakai Maxi-Peel boleh memakai pelembab?

Oh ya boleh banget, bahkan harus! Atas nama menjaga kelembaban alami kulit, dalam kondisi apapun dan dalam keadaan sedarurat apapun mengoleskan pelembab wajah itu wajib banget. Bahkan sebelum alis jentring jepapang mempesona, wajib pakai pelembab dulu. Hukumnya fardhu ain kalau kata pakar kecantikan, sih. Alias wajib!

  • Maxi-Peel bisa dibeli di mana? Harganya berapa? Ada diskon gak?

Duuuh… Pertanyaan seperti ini khas emak-emak sekali yaa… Sudah panjang beruntun seperti kereta dan ujungnya selalu tanya diskonan. Buuuu, Maxi-Peel bisa dibeli di mana saja, di mini market terdekat, di supermarket gede, atau kalau males berpeluh-peluh, bisa juga dibeli di toko online. Harganya pun murah ceria. Harga resminya dua puluh ribu rupiah alias noban. Kalau di toko online kadang lebih murah lagi. Jadi please ya jangan tanya diskonan lagi. Masih mahal lombok sekilo kok dari pada harga Maxi-Peel. Kalau masih mau diskonan, rajin-rajin saja pantengin diskon mingguan minimarket terdekat, siapa tahu ada Maxi-Peel yang lagi diskon juga.

Nah, dengan inovasi seperti Maxi-Peel ini memungkinkan kalau mau awet cantik tidak harus merepotkan dan keluar biaya mahal yaa… Ibu berdaster, yang sibuk dengan segala kerempongan di rumah pun masih sempat eksfoliasi dari sisa uang belanja. Cerdas bukan?

Dilema Oleh-oleh Kekinian dan Kisah Di balik Soft Spongecake Surabaya

Dilema Oleh-Oleh Kekinian dan Kisah Di Balik Soft Spongecake Surabaya

Hari itu saya menerima pesan singkat dari ipar kalau 3 hari lagi akan datang ke Surabaya menjemput saya dan anak-anak untuk pulang kampung. Memang sudah sejak jauh-jauh hari saya kabari saudara di rumah kalau akhir bulan akan pulang kampung. Berhubung adik ipar ingin bersilaturahim ke rumah om dan tante di Gresik, maka diputuskan untuk sekalian bersamaan dengan saya pulang kampung.

Adik ipar saya bilang ingin membeli oleh-oleh kekinian yang sudah sering ia lihat di media sosialnya. Ia ingin pulang membawa Snowcake, oleh-oleh Surabaya yang digagas oleh Zaskia Sungkar. Saya sempat bimbang, karena Snowcake yang diminta kue dasarnya chruncy dan renyah. Kalau untuk oleh-oleh para eyang di rumah, kok rasanya kurang cocok dengan gigi eyang. Eyang biasanya suka kue yang lembut dan empuk.

Galau, curhatlah saya ke teman-teman. Lalu dikasih tahu kalau Snowcake meluncurkan varian baru yang kue dasarnya soft sponge cake namun tidak meninggalkan ciri khas chruncy ala Snowcake. Penasaran saya pun meluncur ke media sosial Surabaya Snowcake. Ternyata memang benar, ada 3 rasa sponge cake yang diluncurkan yaitu Choco cruncy, Cheese dan Pandan Kaya. Semua varian memiliki 2 ukuran, ukuran besar dan kecil.

Choco Crunchy Surabaya Snowcake

Favorite saya tentu saja Choco Chruncy. Rasa coklatnya bukan hanya terdapat pada taburan meses yang ada di luar, namun juga lelehan coklat yang ada diantara lapisan spongecake di dalamnya. Taburan chruncy yang ada di sekeliling cake membuat rasa khas snowcake tidak kehilangan jati dirinya.

Cheese Soft Spongecake Surabaya Snowcake

Adik ipar saya menyukai rasa kejunya. Taburan kejunya turah dan tumpah di sekeliling kue. Lelehan keju diantara lapisan kuenya makin membuat lidah berteriak girang katanya. Tak membutuhkan waktu berhari-hari, 1 kotak kue ukuran besar ia habiskan dalam waktu sehari saja.

Pandan Kaya Surabaya Snowcake

Ibu saya menyukai rasa pandan, karena wanginya khas. Rasa pandannya juga lekat di setiap gigitan kue. Cream pandan yang ada di sekeliling kue lumer di lidah, membuat cita rasa pandan makin lekat. Manisnya juga kesukaan ibu. Kuenya yang lembut dan empuk tidak mungkin di tolak oleh gigi yang mulai berkurang jumlahnya.

Kalau semua senang, yang beli oleh-oleh juga bahagia yaaa… Harganya pun cukup masuk akal untuk kantong saya. Ukuran kue yang kecil dibanderol dengan harga 35.000, sedangkan yang besar dilabeli harga 55.000. Kalau mau bawa oleh-oleh untuk paklik, bulik dan saudara sekampung, mau yang kelihatan wah dan kekinian tapi harga terjangkau, Soft Sponge Cake milik Surabaya Snowcake memang paling cocok dan pas. Tidak akan kehilangan gengsi dan pamor. Rasa kuenya pun tidak mengecawakan. Kita juga diberi kantong plastik dan pisau sesuai jumlah untuk masing-masing kemasan kue yang akan dibagi-bagi ke saudara. Jadi kemasannya pun elegan. Semoga Surabaya Snowcake tidak menaikkan lagi harganya yaa… *kedip-kedip manja ke kak Zaskia Sungkar*

Surabaya Snowcake Jl. Jemursari 91

Yang membuat saya makin-makin bahagianya adalah ternyata gerai Surabaya Snowcake itu bukanya pagiiii banget. Gerai yang di Jl. Jemursari 91 dan Jl. Flores 15 buka mulai pukul 07.00. Kalau masih kurang pagi, kita bisa lari ke Toko Belinda di terminal T1 Juanda yang sudah buka mulai pukul 06.00. Amazing luar biasa bukan? Minggu kemarin yang saya harus gedandapan berangkat pagi banget demi bisa mampir-mampir ke rumah om dan tante bisa beli oleh-oleh di Jl. Jemursari 91.

Surabaya Snowcake

Yang lebih hits lagi, gerainya dilengkapi dengan pojok-pojok yang instagramable bangeeet. Benar-benar mewadahi kebutuhan generasi digital yang banci posting seperti emak-emak berdaster yang doyan update macam saya. Kalau sudah begini, apalagi yang mau dicari? Ingat oleh-oleh Surabaya, salah satunya harus ingat Surabaya Snowcake.

SUNSILK HIJAB HUNT: Ajang Unjuk Diri Muslimah Bertalenta

 

Pada tanggal 7 dan 8 April 2018, Sunsilk bersama detikcom mengadakan roadshow gelaran Sunsilk Hijab Hunt 2018 di Surabaya. Sunsilk Hijab Hunt 2018 ini menjadi ajang unjuk diri para muslimah bertalenta. Bertempat di Grand City Surabaya, para muslimah muda sudah nampak berdatangan sejak pintu mall belum dibuka. Para muslimah muda tersebut akan menunjukkan aneka bakatnya di hadapan para juri setelah selesai melewati proses registrasi.

Surabaya sebagai kota pertama tempat diadakannya Sunsilk Hijab Hunt 2018, menjaring cukup banyak muslimah muda bertalenta. Dari 250 muslimah yang mendaftar, akan dipilih 20 peserta di hari pertama . 20 peserta tersebut kembali tampil di hari kedua di hadapan juri utama, yang terdiri dari 2 artis cantik, Soraya Larasati dan Terry Putri. Kedua pemenang terpilih inilah yang akan mewakili Jawa Timur untuk beradu di ajang pemilihan muslimah bertalenta di tingkat nasional. Gelaran utama Sunsilk Hijab Hunt 2018 akan diadakan di Jakarta yang menampilkan banyak muslimah berbakat dari seluruh penjuru nusantara.


Sunsilk Hijab Hunt 2018 Surabaya menampilkan peserta yang memiliki bermacam-macam bakat, mulai dari akting, menyanyi, tilawah, tausiah, menari, bermain musik, hingga bercerita. Satu persatu peserta menghadap juri untuk unjuk kebolehan sesuai bakat yang dimiliki masing-masing. Sementara menunggu giliran, para peserta dihibur oleh penampilan musisi lokal Gafarock dengan talentanya dalam bermusik. Dalam acara Sunsilk Hijab Hunt hari pertama dihadiri banyak tokoh penting Jawa Timur, seperti Tri Risma Harini, Gus Ipul dan Emil Dardak. Kehadiran banyak tokoh penting tersebut untuk memberikan support terhadap kegiatan positif yang menjadi ajang meraih prestasi bagi generasi muslimah.

Tri Risma Harini berpesan agar para muslimah fokus dan gigih dalam mengasah bakatnya. Totalitas dalam mengasah bakat akan menghasilkan sesuatu yang berharga. Totalitas dan konsisten adalah kunci utama dalam meraih kesuksesan. Sementara Gus Ipul memberikan sambutan hangat untuk para penyelenggara Sunsilk Hijab Hunt dan memberikan doa bagi seluruh peserta. Gus Ipul mengatakan untuk menjadi seorang pemenang bukan hanya mereka yang berhasil menjadi juara dalam sebuah perlombaan. Semua orang yang berani menantang dirinya sendiri untuk bertarung dan mengalahkan rasa takutnya juga seorang pemenang. Orang yang mau menularkan ilmu yang dimiliki selama bertarung juga seorang pemenang. Untuk alasan itulah, Gus Ipul mengatakan bahwa seluruh peserta Sunsilk Hijab Hunt 2018 Surabaya hari itu sesungguhnya semua adalah pemenang.


Yang mengejutkan ternyata peserta tidak hanya datang dari wilayah Surabaya dan sekitarnya saja, namun datang dari berbagai daerah, seperti Tuban, Banyuwangi, bahkan ada peserta yang datang dari Semarang. Luar biasa memang antusiasme para peserta Sunsilk Hijab Hunt 2018 kali ini. Persiapan yang dilakukan para peserta boleh dibilang cukup maksimal. Karena hadiah yang ditawarkan juga cukup menarik.

Selain beradu bakat, peserta juga diberikan bekal berupa talkshow tentang tips make up masa kini. Ada permainan dan tantangan seru yang bisa diikuti peserta maupun pengunjung dengan hadiah yang menarik. Bagi peserta maupun pengunjung yang berfoto di area Sunsilk Hijab Hunt 2018 dan mengunggahnya di sosial media berkesempatan mendapatkan hadiah, mulai dari hampers dari para sponsor hingga voucher jutaan rupiah.

Setelah melalui babak penyisihan yang cukup melelahkan, akhirnya terjaring 20 muslimah yang beradu di hari kedua. Di hari kedua, peserta dihibur oleh Kunto Aji sebagai bintang tamu. Hingga akhirnya terpilihlah Fadila Yahya dan Tia Shafira yang akan bertarung mewakili Surabaya di Sunsilk Hijab Hunt 2018 di Jakarta. Kedua peserta berkesempatan untuk meraih hadiah utama berupa uang tunai senilai ratusan juta dan paket umroh. Menarik sekali bukan? Selamat berjuang! Semoga muslimah muda Indonesia mampu terus turut berperan menjadi pilar pembangunan akhlak dan kreativitas di Indonesia.

Belajar Parenting dari kisah DILAN dan MILEA

Film Dilan 1990 ternyata feedbacknya luar biasa yaaa… Film yang diadaptasi dari Novel Dilan, dia adalah Dilanku tahun 1990 karya Pidi Baiq ini cukup menjadi hiburan yang renyah untuk anak muda. Eh bukan cuma anak muda ding, tapi juga ibu-ibu macam kami. heuheu…

Awalnya ketika ada ajakan nonton bareng teman-teman, ada rasa enggan. Selain karena anggaran nonton yang gak ada, juga karena ngerasa bukan genre film kesukaan saya. Tapi ketika ada tawaran untuk kedua kali, dan bioskop juga udah sepi, akhirnya cusss berdua sama teman nonton filmnya. Keluar dari bioskop, ternyata hati ikut berbunga-bunga. Serasa habis dihujani kata-kata indah. hahaha… receh sekali ya bahagianya. Seneng aja gitu digombalin.

Penasaran dengan isi novelnya, akhirnya ubek-ubek dan dapatlah 2 buah novel DILAN dan 1 novel MILEA. Dalam waktu 4 hari, 3 buku habiiisss… (Ibu macam apa coba? Kayak gak ada kerjaan ajaa…) Novelnya ringan, dengan gaya bahasa yang mengalir, membacanya jadi gak kerasa. Tahu-tahu sudah habis saja.

Novel ini berkisah tentang perjalanan cinta anak SMA antara Dilan dan Milea. Mulai dari masa pendekatan hingga jadian, bahkan hingga putus. Bedanya, kalau novel DILAN diceritakan dari sudut pandang Milea, sedangkan MILEA diceritakan dari sudut pandang Dilan. Setelah baca ketiganya, kita jadi bisa menilai keseluruhan jalan cerita. Kita juga bisa menyelami bagaimana perbedaan jalan pikiran perempuan dan laki-laki, tentang bagaimana mereka menghadapi masalah dan mengambil keputusan.

Jadi, kalau kalian mau tahu kenapa Dilan dan Milea bisa sampai putus, wajib baca semua novelnya. Dengan begitu kamu tidak akan merasa patah hati yang berlebihan. Ayo ngaku, siapa yang patah hati dan gagal move on ketika tahu kalau Dilan dan Milea ternyata putus? hahaha… Gak usah baper! Baca novelnya dan nantikan seri film selanjutnya.

Sebagai seorang yang kini sudah punya anak dan pernah melewati masa-masa SMA dan ditembak sama Dilan versi KW Super, saya memiliki pesan moral yang berbeda. Ternyata setelah selesai membaca 3 novel tersebut, saya dibuat jatuh cinta pada ibunya DILAN. Kalau jatuh cinta sama DILAN kan sudah banyak yang mengalami ya? Lagian saya sudah menikah dan punya DILAN sendiri di rumah. Jadi sudah gak iri lagi sama yang di novel. Tapi kalau ibunya DILAN itu salah satu sosok ibu yang patut ditiru dan diteladani.

Siapa yang setuju kalau menghadapi anak balita dengan anak SMA itu bedanya jauuuhh… Jadi kalau kita tetap pada pola yang sama, bisa jadi anak SMA kita bakal kabur setiap hari dari rumah. ya kali anak SMA mana mau didikte macam anak TK “ayo bajunya diberesin! Mainannya jangan berantakan!”. Engap gak sih kalau di rumah isinya omelan mulu?!

Sebenarnya pada awalnya saya dibuat kagum oleh sosok DILAN yang menaruh respek tertinggi terhadap ibunya, yang kerap ia sapa dengan sebutan “bunda”. Sekesal apapun, semarah apapun, ketika ibunya yang berbicara, maka ia akan duduk diam dan tenang mendengarkan. Coba bayangkan, anak muda, laki-laki yang ada di usia sangat kritis, bisa duduk takzim mendengarkan omelan ibunya, itu yang hebat luar biasa pasti ibunya. Anak SMA itu kan masa-masa pemberontakannya luar biasa ya? itu usia yang pengennya ya “semau gue”, the only rule is no rules.

Demi belajar sifat ibunya, akhirnya khusus pada bagian interaksi dan percakapan sang bunda saya baca ulang. Bagaimana bunda berinteraksi dengan DILAN, dengan adik dan kakaknya, dengan teman-temannya, dan hasilnya menakjubkan! Berikut beberapa hal yang saya pelajari dari sosok sang bunda tentang mengasuh anak remaja:

Bunda memberikan kesempatan kepada anaknya untuk berbuat salah dan memperbaikinya.

Usia anak remaja adalah usia di mana ia belajar untuk mempertanggungjawabkan semua keputusannya. karena itu, dibutuhkan dukungan bahwa keputusan anaknya adalah yang terbaik yang diambil oleh anaknya. Kalaupun memang ternyata keputusan yang diambil salah, maka anak akan belajar dari masa trial and error.

Seperti ketika Bunda harus kembali menghadapi Dilan yang tawuran dengan teman-temannya, sampai harus menginap di kantor polisi. Di situ digambarkan bahwa bunda bukan seorang yang mudah panik. Bunda memberi kesempatan bahwa Dilan sedang mempertanggungjawabkan keputusannya. Bunda pun yakin bahwa Dilan belajar sesuatu dari keputusannya. Bahkan saking kalemnya si bunda menghadapi Dilan, ia justru bisa meminta Milea untuk ikhlas dan sabar. Luar biasa bukan?

Dibandingkan harus marah-marah dan mengomel, bunda memilih memberikan kesempatan bagi Dilan untuk memperbaiki kesalahannya. Bukankah manusia tidak pernah luput dari kesalahan? Daripada harus bersusah payah menghabiskan tenaga untuk membahas kesalahan, sepertinya lebih bijak jika kita memberikan kesempatan pada anak-anak untuk memperbaiki kesalahannya.

Bunda memberikan Kepercayaan kepada anaknya

Suatu hari Dilan kembali melakukan kesalahan berkelahi dengan temannya. Hingga ia harus dikeluarkan dari sekolahnya karena melanggar peraturan untuk kesekian kalinya. Bagaimana reaksi si Bunda?

Ia berkata bahwa Bunda percaya kepada anaknya. Apabila si anak berkelahi, tentu bukan karena si anak yang memulai. Si anak berkelahi itu karena melakukan sesuatu yang menurutnya benar. Lantas bunda melanjutkan nasihatnya bahwa sebenarnya tidak semua hal harus diselesaikan dengan perkelahian. Bunda mengajarkan Dilan untuk berbuat bijaksana dengan menaruh kepercayaan dan mempertanggungjawabkannya.

Bunda memberikan kebebasan dalam mengambil keputusan.

Siapa yang tidak pernah mendengar tentang reputasi geng motor? Ketika anaknya meminta motor dan memutuskan untuk ikut bergabung ke dalam geng motor, Bunda tidak lantas menjadi orang yang frontal melarang. Bahkan ketika anaknya dikenal sebagai panglima tempur sekalipun bunda masih bisa bersikap tenang. Ada masanya ketika Bunda memanfaatkan reputasi anaknya untuk mengatur muridnya yang bandel.

Bunda memberikan kebebasan bagi Dilan untuk mengambil keputusan, karena bunda percaya bahwa ia telah menanamkan pondasi yang cukup baik terhadap anak-anaknya agar mereka tak mudah terbawa arus atau hanya sekedar ikut-ikutan. Terbukti, meski menjadi panglima tempur, Dilan digambarkan bukan sebagai sosok yang urakan.

Bunda Selalu Memberikan Pilihan, Bukan Paksaan.

Anak usia remaja bukan lagi anak yang sukarela diajari atau bahkan didikte melakukan sesuatu. Namun terkadang sebagai ibu kita punya tuntutan agar anak melakukan sesuatu. Namun masalah tidak akan berhenti jika si ibu melakukannya dengan memerintah atau memaksa anak. Nah! Bunda selalu punya pilihan untuk anak-anaknya yang seolah “memaksa” secara halus si anak melakukan sesuatu. Pilihan tersebutlah yang menggiring anak-anak melakukan hal yang dikehendaki bunda.

Seperti ketika Bunda meminta Disa untuk memanggil Banar, kakaknya, ia menggunakan kalimat:

“Bunda yang manggil atau Disa?”

Dengan kalimat pilihan tersebut, anak digiring untuk memanggil kakaknya, tanpa perlu bunda yang melakukannya. Cerdas bukan?

Bunda memberi tahu kapan ia akan marah.

Ini juga menjadi hal yang menarik dari sosok Bunda. Bunda ketika ia akan marah, maka ia memberi tahu kepada anaknya bahwa bunda akan marah. Dengan demikian ia meminta anaknya untuk bersiap-siap. Si anak akan otomatis duduk diam dan mendengarkan dengan takzim selama bunda menumpahkan amarahnya. Tidak ada yang membantah apalagi menyerang balik.

Bagaimana jika anaknya belum siap?

Maka bunda akan terus menunggu hingga anaknya siap. Bahkan tak jarang sampai lupa. Namun demikian, bunda tetap akan memberikan wejangannya ketika sudah merasa lebih tenang dan terkontrol. Sehingga anak pun tetap menaruh segan dan hormat kepada bundanya. Di sinilah seorang bunda dituntut untuk bisa mengendalikan emosinya. Bukan hal yang mudah buat saya yang bawaannya pengen nyolot dan teriak. Tapi sangat berharga untuk dipelajari sebelum kedua bocah benar-benar beranjak remaja. Jika tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi? Waktu tidak bergerak mundur.

Menarik bukan mempelajari sifat bunda dan caranya “menaklukkan” anak remaja?

NANAS, YAY OR NAY?

Jatuh cinta pada buah pisang itu buat saya tidak susah. Rasanya yang manis dan bentuknya yang tidak intimidatif, menjadikan buah pisang sangat mudah dicintai. Teksturnya yang lembut dan mudah diolah menjadi aneka makanan, membuat Pisang menjadi buah paling favorite bagi saya.

Namun jatuh cinta dengan buah Nanas?

Itu satu hal yang berbeda. Alasannya tentu saja sangat banyak. Nanas memiliki kulit buah yang intimidatif, kasar dan tajam pada mahkotanya. Belum lagi rasanya yang belum tentu manis, membuat saya enggan untuk mencoba buah Nanas sembarangan. Yang paling menyebalkan adalah rasa gatal di lidah bila tak piawai mengupasnya. Itu menjadikan buah Nanas alternatif terakhir jika memilih buah.

Saya suka makan buah apa saja, kecuali Nanas. Saya senang makan buah apa saja, kecuali Nanas. Namun sialnya, ketika masih kecil, setiap bulan Ramadhan tiba, depan rumah ibu saya selalu disewa penjual Nanas dari desa pedalaman untuk menjajakan dagangannya. Kebetulan rumah ibu persis ada di seberang pasar kecamatan. Maka bisa ditebak, ketika Ramadhan tiba kami setiap hari mendapat buah Nanas gratis.  Nanas menjadi suguhan setiap buka puasa tiba.

Mitos Tentang Buah Nanas

Beranjak remaja, saya semakin terdoktrin oleh omongan-omongan mitos tentang buah Nanas yang sering terdengar. Saat itu saya belum tahu apakah yang saya dengar tersebut mitos atau fakta. Setelah membaca dari berbagai macam sumber, akhirnya bisa juga dibedakan mana yang mitos dan mana yang fakta. Berikut beberapa mitos yang pernah saya dengar tentang buah Nanas:

  • Nanas dapat menyebabkan keputihan. Ternyata itu hanya mitos belaka. Kenyataannya yang sering menjadi penyebab keputihan adalah makanan-makanan yang diolah dengan fermentasi, makanan kaleng, makanan yang dikeringkan atau mengandung banyak gula.
  • Ibu hamil tidak boleh mengkonsumsi buah Nanas. Pada dasarnya semua buah-buahan memiliki kandungan vitamin yang bagus untuk ibu hamil. Demikian juga dengan buah Nanas. Asalkan dikonsumsi tidak berlebihan, maka Nanas aman untuk ibu hamil.
  • Nanas tidak boleh dikonsumsi saat haid, karena menyebabkan area kewanitaan menjadi lembab dan gatal. Padahal sebenarnya area kewanitaan yang terasa gatal disebabkan oleh jamur yang berkembang biak. Agar kesehatan area kewanitaan sehat, perempuan sebaiknya menjaga kebersihannya dengan sering berganti pembalut atau pakaian dalam selama masa haid.

Melihat Nanas yang beliau sajikan di meja makan tidak pernah saya sentuh, maka ibu pun mulai menegur saya. Lalu beliau mulai berceramah bahwa rajin mengkonsumsi buah-buahan itu sama dengan kamu memakai kosmetik paling mahal. Karena buah-buahan itu bagus untuk merawat kecantikan perempuan.  Demikian juga dengan mengkonsumsi buah Nanas.

Kalau dulu saya hanya menganggap apa yang dikatakan ibu hanyalah cara beliau merayu saya agar mau makan Nanas, namun kini saya percaya, bahwa buah Nanas memang memiliki banyak manfaat dalam menjaga kecantikan seorang perempuan

NANAS DAN KECANTIKAN

Buah Nanas mengandung banyak Vitamin C yang sangat bagus untuk kulit. Vitamin C membantu tubuh membentuk kolagen, yaitu protein yang dibutuhkan untuk mencegah kulit keriput dan memperbaiki sel yang rusak atau mati. Sehingga vitamin C di dalam buah Nanas bermanfaat untuk mencegah penuaan dini dan menjaga regenerasi sel kulit yang sudah mati.

Buah Nanas juga berfungsi sebagai antioksidan yang bisa mengangkat racun di dalam tubuh. Selain itu antioksidan bermanfaat untuk menjaga metabolisme dan peredaran darah menjadi lancar, sehingga kulit wajah bisa terlihat lebih cerah dan tidak kusam.

Buah Nanas mengandung enzim bromealin yang tinggi. Enzim ini bermanfaat dalam menjaga elastisitas kulit dan mencegah timbulnya jerawat. Buah Nanas yang digunakan sebagai masker juga bermanfaat menjaga pori-pori kulit agar tetap kecil dan menghilangkan bintik hitam. Sehingga kulit menjadi lebih sehat dan cerah.

Naaah… Dari situlah saya mulai belajar untuk jatuh cinta dengan buah Nanas. Awalnya tidak mudah, namun ketika bertemu dengan Nanas Honi, maka kisah perjalanan cinta saya menjadi lebih mulusss…

Nanas Honi Sunpride, manisnya sampai ke hati.

 

Apa itu NANAS HONI?

NANAS HONI adalah buah Nanas unggulan yang ditanam oleh PT. Sewu Segar Nusantara (Sunpride). Kenapa Nanas Honi Sunpride menjadi Nanas Unggulan?

Nanas Honi memiliki kandungan kalsium oksalat yang rendah sehingga tidak memicu gatal di lidah ketika dimakan. Ini penting banget, karena tidak perlu lagi merendam nanas ke dalam larutan air garam sebelum dimakan.

Nanas Honi juga memiliki rasa yang jauh lebih manis, karena ditanam dari bibit unggul dan dirawat dengan seksama serta melewati serangkaian penelitian. Sehingga buah yang dihasilkan merupakan kualitas prima. Maka tak heran kalau Nanas Honi Sunpride manisnya sampai ke hati.

Yang tidak kalah menakjubkan dan menjadi ciri khas dari Nanas Honi adalah kulit buahnya yang tidak terlalu tajam. Karena itu daging buah Nanas Honi memiliki sedikit mata, sehingga lebih mudah dikonsumsi tanpa rasa khawatir dan tanpa ribet. Memotong buah Nanas Honi Sunpride, tidak jauh berbeda ketika memotong buah Pepaya. Mudah dan cepat dikonsumsi.

Sejak ikut mencoba rasa Nanas Honi Sunpride maka fixed, saya jatuh cinta dengan buah Nanas. Sudahlah kalau buah pasti Sunpride! Karena Sunpride benar-benar menjaga kualitas buahnya sepenuh hati.

Agar Keluarga Harmonis, Jaga 3 Hal Ini

 

Agar Keluarga Harmonis, Jaga 3 Hal Ini – Beberapa waktu yang lalu saya bersama teman-teman blogger berkesempatan untuk ikut arisan yang seru. Arisan yang ini luar biasa manfaatnya. Karena di sana kita bisa belajar tentang banyak hal, mulai dari tips menjaga keharmonisan keluarga, hingga belajar hand-lettering. Arisan yang diadakan oleh HIJUP dan Resik-V ini menghadirkan bintang tamu Hamidah Rachmayanti (Face of Hijup) bersama suaminya, Irvan Farhad.

Semua pasangan pasti menginginkan rumah tangganya harmonis, setuju? Tapi, kalau melihat gosip-gosip yang sekarang berseliweran rasanya deg-deg’an juga yaa… Bahkan yang sudah berumah tangga puluhan tahun pun bisa cerai. Menurut berita, angka perceraian di Indonesia meningkat, salah satu faktor penyebabnya karena pengaruh media sosial. Aduuuh… ngeri-ngeri sedap juga yaa… Lantas bagaimana sih menjaga kapal bahtera rumah tangga ini biar gak mudah oleng?

Menjaga Keharmonisan Keluarga

Pernahkah kalian bertanya kepada pasangan masing-masing tentang apa yang mereka harapkan dan mereka sukai dari diri kita? Sebuah hubungan dapat berlangsung harmonis, salah satunya tentu karena masing-masing orang menemukan apa yang mereka harapkan dari pasangannya. Misalnya nih, suami saya suka kalau badan saya tidak mengembang terlalu besar. Ternyata, sudah bawaan dari sononya, badan saya selalu mungil. Meskipun saya makan sebanyak apapun, angka di timbangan tidak akan bergerak terlalu banyak. Suami saya suka ketika tubuh saya terlihat fit dan beraroma segar, tidak harus wangi, tapi segar. Sekarang coba bayangkan, bagaimana jika penampilan saya lebih sering lusuh, kuyu dan bau asem? Ketika tensi hubungan sedang tinggi, lalu suami curhat ke teman perempuan yang kebetulan punya aroma wangi, apa yang mungkin terjadi? *ketok meja* naudzubillah…! Karena itulah, penting ketika kita tahu yang di suka pasangan pada diri kita.

Irvan Farhad menuturkan, untuk menjaga keharmonisan keluarga, ini 3 hal yang harus kita jaga:

  1. Sex. Tidak dapat dipungkiri, kebutuhan seksual menjadi salah satu elemen yang cukup penting dalam menjaga keharmonisan keluarga. Bahkan sex menjadi kebutuhan dasar dalam setiap rumah tangga. Karena hubungan seksual yang sah hanya boleh dilakukan dengan pasangan sah masing-masing. Bahkan pakar psikologi mengungkap bahwa hubungan intim tersebut bukan hanya sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan biologis semata, namun juga untuk menjaga kesehatan psikologis seseorang. Tentu saja untuk menjaganya dibutuhkan kerja sama kedua belah pihak.
  2. Ekonomi. Sudah sering membaca di media massa kan kalau faktor ekonomi menjadi salah satu pemicu terbesar angka perceraian di Indonesia. Bahkan yang lebih menyedihkan lagi, faktor ekonomi menjadi salah satu pemicu kekerasan dalam rumah tangga. Membicarakan faktor ekonomi bukan semata bercerita tentang keharusan mencari pasangan yang kaya raya. Tetapi tentang bagaimana mengomunikasikan keadaan ekonomi yang harus dilalui bersama pasangan dalam rumah tangga. Selain itu tingkat kepuasan ekonomi bagi seseorang tentu memiliki ukuran yang berbeda. Ada istri yang disodori gaji suaminya 3 juta sudah bahagia, namun ada juga seorang istri yang disodori amplop gaji suaminya berisi 300 juta masih nyinyir dan ngomel panjang. Untuk itulah penting menjaga tingkat kepuasan ekonomi pasangan di dalam rumah tangga.
  3. Selingkuh. Duh, bicara ini dada saya selalu bergemuruh. Rasa gemas dan geregetan bercampur jadi satu. Karena perselingkuhan dalam rumah tangga yang menjadi korban bukan hanya pasangan, tetapi anak-anak juga turut mendapat imbasnya. Ada rasa benci dan sakit yang turut dirasakan anak-anak ketika mengetahui ayah/ibunya bergandengan mesra bukan dengan pasangannya. Jika ingin menjaga hati anak-anakmu, lakukan sekuat tenaga, hati dan pikiran untuk menghindari berselingkuh dari pasanganmu. Kalau ada yang tidak memuaskan dari pasanganmu, bicarakan, komunikasikan, dan cari jalan keluarnya bersama. Tidak dengan SELINGKUH! Apalagi kalau ada perempuan yang tetap bisa bahagia dan bangga meski predikat PELAKOR menempel di jidatnya, rasanya pengen nimpuk pakai bakiak sekarung. Maklumi saja ya, saya gak tahan nyinyir untuk urusan yang satu ini. *ngikik manis*

Ketiga hal diatas jika bisa dijaga oleh setiap pasangangan, insyaallah bahtera rumah tangga tidak mudah oleng dan karam. Biar nyinyir tidak makin akut, kita lanjut ngobrolin yang lain yaaa… Setelah tahu 3 hal yang harus kita jaga dalam rumah tangga, lantas bagaimana cara menjaganya? Naaahh… Mari sini duduk manis, saya mau berbagi tips menjaga penampilan luar dan merawat penampilan dalam.

Menjaga Penampilan Luar

Siapa yang setuju kalau penampilan luar itu penting untuk menjaga keharmonisan keluarga? Jangan sekedar berlindung dibalik alibi anak banyak, kecil-kecil, mana sempat berdandan cantik setiap hari, tapi ketika ada undangan masih sempat pasang alis dan bulu mata lentik anti badai. Nah lhooo… Padahal dalam agama itu berdandan buat suami, bukan buat undangan lho yaa…

Meskipun begitu, bagi saya menjaga penampilan luar tidak harus setiap hari pakai lipstik merah  merona manja, atau memakai bulu mata yang panjangnya setiang listrik. Bagi saya dan pasangan, menjaga penampilan luar itu berarti ya badan selalu kelihatan fit, bersih dan segar setiap hari. Itu sudah cukup. Badan terlihat fit tentu dengan menjaga kesehatan dan rajin olah raga. Meskipun olah raga saya sebatas ngulet ketika bangun tidur dan jalan kaki setiap pagi ke pasar, atau naik sepeda ke swalayan, namun cukup untuk membuat badan saya terjaga vitalitasnya. Lebih bagus jika bisa rajin yoga dan lari pagi yaa.. (self reminder)

Agar penampilan bersih dan segar, selalu mandi setiap hari dan berganti pakaian. Meskipun setiap hari lebih banyak di rumah, tapi yang dipakai ya daster yang itu-itu juga. Tidak dapat dipungkiri kalau daster itu kebebasan dan kenyamanan tingkat dewa bagi perempuan. Tapi memakainya kalau mau tidur aja gimana? Kalau pagi mau anter suami berangkat kerja dan sore hari ketika suami baru pulang, pakainya baju yang sedikit cerah dan segar, tentu lebih sedap dipandang.

Biar penampilan lebih kelihatan sedap dipandang, sesekali boleh lho belanja baju warna kesukaan suami atau membeli hijab yang dipilihin suami. Kalau ribet bawa suami ke mall dan males nunggu keliling berjam-jam, beli online aja sis. Sekarang kan sudah ada e-commerce untuk islamic fashion. coba deh klik HIJUP untuk melihat pilihan fashion yang tersedia. Bukan hanya terbatas untuk muslimah lhoo… Ada juga pilihan untuk para kaum lelaki. Karena HIJUP berkonsep online mall gitu. Jadi milih baju dan aksesorisnya bisa bareng suami tanpa perlu berpanas-panas atau kaki pegal.

Karena saya termasuk tipe pecinta diskonan dan gemar gratisan, maka spesial buat pembaca blog kirakara bisa mendapat potongan Rp 50.000 ketika berbelanja di HIJUP dengan cara: Masukkan Kode Voucher: HIJUPBMUSURABAYA untuk setiap pembelanjaan minimal Rp 250.000 dan berlaku hingga tanggal 31 Januari 2018.

Merawat Penampilan Dalam

Lanjuuuuttt…. Masih ingat kah faktor pertama yang harus kita jaga demi menjaga keharmonisan keluarga? Betul, hubungan Seksual! Hubungan seksual yang sehat adalah dengan pasangan yang sah. Ternyata penting menjaga kesehatan organ vital untuk menjaga kesehatan hubungan seksual. Apalagi bagi perempuan. Kesehatan organ vital adalah salah satu yang wajib dipelajari. Karena berbagai macam penyakit mematikan yang sering mengintai kaum perempuan, salah satu penularannya melalui organ vital ini.

Bagaimana merawat kesehatan organ vital?

Di acara HIJUP bloggers meet up beberapa waktu yang lalu, Mbak Yuna Eko Kristiani, Senior PR PT Kino Indonesia menuturkan permasalahan kesehatan organ vital yang sering dialami para perempuan, salah satunya adalah #keputihan. Keputihan adalah tanda awal bahwa ada ketidak seimbangan PH. Menjaga keseimbangan PH penting untuk mencegah jamur dan bakteri berkembang biak di area intim.

Lantas bagaimana cara menjaga organ intim agar tidak keputihan?

  1. Mengganti Pakaian dalam dan Pembalut secara rutin. Mengganti pakaian dalam dan pembalut pada saat mensturasi secara rutin penting untuk menjaga kebersihan organ intim.
  2. Bersihkan area organ intim. Mengetahui cara membersihkan organ intim dengan benar adalah hal yang wajib bagi perempuan. Hal ini juga perlu diajarkan sejak dini. Basuh area vital menggunakan air bersih dengan menyapu dari depan ke belakang agar kotoran tidak masuk ke dalam organ intim.
  3. Gunakan sabun godokan sirih RESIK-V setiap kali mandi untuk membersihkan organ intim perempuan

Kenapa harus SABUN GODOKAN SIRIH RESIK-V?

  • Sabun godokan sirih Resik-V dibuat dari air rebusan daun sirih asli yang terbukti menjaga kesehatan organ intim dan menjadi resep turun temurun sejak dulu.
  • Sabun godokan sirih Resik-V menjadi antiseptik alami yang dapat membunuh bakteri merugikan dan menjaga PH alami organ intim.
  • Sabun godokan sirih Resik-V teruji secara mikrobiologi membantu mengurangi jumlah JAMUR candida albicans penyebab keputihan.
  • Sabun godokan sirih Resik-V adalah ramuan alami mengatasi gatal-gatal dan bau tidak sedap.
  • Sabun godokan sirih Resik-V aman dipakai setiap hari karena terbuat dari bahan alami tanpa pengawet kimia, pewarna maupun pewangi kimia.
  • Sabun godokan sirih Resik-V sudah memiliki sertifikasi hallal dari MUI dan terdaftar di BPPOM jadi aman digunakan dan terjaga kehallalannya.

Sudah lengkap kan mengupas tuntas tentang menjaga keharmonisan keluarga. Dikupas luar dan dalam pula. Gak rugi deh ikut arisan ini. Apalagi bertambah ilmu tentang hand-lettering pula. Lumayan lah, bisa buat tulisan cakep untuk ulang tahun pernikahan atau kartu ucapan buat suami. Meskipun saya kalah dalam lomba hand lettering ini, namun yang jelas, ilmu saya bertambah hari ini. Happy kan?

Semoga keharmonisan keluarga tetap terjaga yaa…

#HIJUPevent #HIJUPbloggersmeetup #HIJUPmeetupsurabaya #mengatasiKeputihan #ManfaatDaunSirih

Sehari Bersama Viva: Kosmetik Legendaris di Indonesia

SEHARI BERSAMA VIVA, KOSMETIK LEGENDARIS DI INDONESIA

Masih ingat merk kosmetik yang paling legendaris di Indonesia? Dari jaman ibu kita muda dan unyu-unyu, merk ini sudah menjadi trend dan hits. Yes, VIVA it is! VIVA menjadi merk kosmetik andalan sejak dulu kala, bukan hanya karena produksi dalam negeri, tetapi juga karena kualitasnya yang sudah terbukti hingga kini. Meskipun sekarang makin banyak bertebaran merk kosmetik dari luar negeri yang super kece, namun siapa yang tidak kenal pensil alis VIVA yang warna dan kualitasnya tiada duanya? Hingga  kini pensil alis ini masih menempati urutan nomor satu pilihan para wanita di Indonesia. Give your big applause to VIVA! Yeeaaaayyy…

Nah, minggu kemarin, bersama para beauty dan lifestyle blogger, saya berkesempatan untuk berpetualang di pabrik VIVA seharian, dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore. Ngapain aja, sist? Ini dia keseruannya…

FACTORY VISIT

Masuk ke kawasan pabrik PT VITAPHARM kami disambut senyum manis dan sapa hangat para karyawati. Di dalam ruang pertemuan sudah tersedia coffee break lengkap dengan sweet corner yang menggoda. Setelah sarapan sejenak dan mendapat welcome speech dari MC yang cantik, kami diajak berkeliling melihat dari dekat produksi lipstick dan body lotion VIVA.

Pabrik yang telah berdiri sejak tahun 1962 ini sudah meraih banyak penghargaan. Di dalam pabrik kami melihat bahwa kehigienisan produk benar-benar dijaga. Produk-produk yang diolah juga melewati quality control yang berlapis-lapis. Mulai dari quality control untuk bahan baku, bahan yang sedang diolah, bahan pengemas hingga menjadi produk jadi, bahkan sampai produk siap keluar dari Gudang penyimpanan. Quality control berlapis tersebut dimaksudkan untuk menjaga kualitas produk agar tetap sesuai standard yang telah ditetapkan perusahaan. Tak pelak PT VITAPHARAM meraih penghargaan untuk kategori CPKB (Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik) dari BPPOM pada tahun 2008.

Setelah melewati proses produksi, produk-produk tersebut akan masuk ke bagian R & D atau Research and Development. Dibagian R & D produk akan diteliti apakah sudah sesuai standard produksi atau belum. Di bagian tersebut juga disimpan beberapa hasil produksi secara random dari setiap batch untuk digunakan sebagai retain sample atau contoh produk tertinggal apabila ada komplain dari pelanggan. Retain sample akan disimpan selama expired+1, atau 1 tahun lebih lama dari masa expired yang tertera di dalam kemasan.

Sayang sekali kita tidak bisa memasuki kawasan produksi bedak karena pertimbangan resiko dan keamanan. Di kawasan produksi bedak memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi lagi karena lokasi produksi harus steril dari setiap partikel debu bedak. Bagi pengunjung yang tidak dilengkapi dengan baju dan masker yang steril tentu berbahaya bagi paru-paru. Padahal bedak kantong milik VIVA ini fenomenal sejak jaman ibu kita dulu ya, sist…

Ternyata produksi kosmetik itu sebegitu rumitnya yaaa… Standard keamanan yang tinggi selain berlaku pada produksi makanan, ternyata berlaku juga pada produksi kosmetik. Maka tak heran, VIVA yang sudah berulang tahun ke 65 tahun ini tetap kokoh berdiri dan memiliki pangsa pasar setianya di tengah semaraknya produksi kosmetik dari berbagai negara yang masuk ke Indonesia. Sayang kita tidak diperkenankan untuk mengabadikan kunjungan di dalam pabrik untuk alasan keamanan dan privacy. Namun begitu, sangat menyenangkan bisa melihat secara langsung dari dekat produksi kosmetik paling legendaris di Indonesia.

BELAJAR CORRECTIVE MAKE UP

Sesi selanjutnya kita diajari untuk aplikasi make up dengan metode corrective make up. Metode ini untuk menonjolkan apa kelebihan dari wajah kita dan menutupi atau mengkoreksi bagian-bagian yang kurang proporsional agar terlihat lebih cantik. Sesi ini diawali oleh games merias wajah dengan menggunakan peralatan make up yang telah disediakan. Dengan peralatan make up seadanya, peserta ditantang untuk mengaplikasikannya semaksimal mungkin. Hasilnya benar-benar diluar dugaan. Para blogger terbukti memang mahluk yang kreatif!

Setelah permainan, kami diajarkan cara merawat wajah dengan menggunakan masker dan peeling yang ringkas dan cepat. Masker ini bisa kita gunakan seminggu sekali, dan tidak membutuhkan waktu lama. Hanya dengan 5 menit kita bisa merasakan hasilnya. Kulit ternyata lebih kenyal dan terasa adem. Cocok banget untuk melepas lelah dan digunakan sambil beristirahat akhir pekan.

Selesai merawat wajah, para blogger belajar untuk merias wajah menggunakan make up lengkap namun hasilnya bisa simple dan menawan. Apa make upnya terasa berat? Ternyata enggak kok. Dengan pemakaian yang tepat, bisa terasa ringan dan hasilnya tidak menor. Karena kita diajarkan juga cara memilih warna yang tepat dan sesuai dengan warna baju.

MENJADI BEAUTY BLOGGER PROFESSIONAL

Setelah selesai merias wajah, sekarang saatnya belajar menjadi beauty blogger professional. Apa bunda kunyil berniat alih profesi jadi beauty blogger? Yaaa kesempatan untuk belajar kan tidak boleh disia-siakan begitu saja. Belajar apa saja asal bisa bermanfaat kan tidak ada salahnya thooo…

Bersama kak Moch dari Mochtret kami belajar memotret perlengkapan kosmetik agar hasilnya kece, meski hanya menggunakan kamera HP. Kuncinya ada di lighting atau pencahayaan. Dengan cahaya yang pas, kita bisa membuat tampilan yang wah untuk sebuah konten, utamanya konten kecantikan. Kalau temanya kecantikan, tentu saja kontennya juga harus cantik kaaan… itu kenapa untuk seorang beauty blogger, penting banget menata timeline instagramnya agar cantik. Kalau mau tetap bisa bebas memasukkan apa saja ke dalam Instagram, ya bikinlah 2 akun. 1 akun bisa digunakan untuk tugas sebagai professional blogger, dan 1 akun untuk pribadi tempat bisa kepo-kepo akun hosip dan posting suka-suka.

Selain belajar tentang pencahayaan, kita juga ditantang untuk menata layout obyek agar terlihat indah dan sedap dipandang. Para blogger juga ditunjukkan seperti apa layout-layout yang cakep dan sesuai tema produknya. Penataannya pun juga harus dipilih dulu apa yang akan menjadi obyek utama dan temanya. Baru bisa dipilih aksesoris pendukung sesuai kebutuhan. Jangan lupa untuk memilih warna background yang sesuai dengan tema dan produk utama yang ingin ditonjolkan. Filler atau aksesoris pendukung tidak harus mahal kok, bisa menggunakan koran bekas, tiket konser, kacamata, pita-pita atau bunga.

Membuat konten yang cantik ternyata tidak melulu membutuhkan biaya tinggi ya, sist… Hanya membutuhkan kreatifitas kita. Agar makin nendang, sering-sering deh melihat konten-konten yang kece yang bisa kita jadikan sumber inspirasi. Semakin banyak melihat yang kece-kece, mata kita akan terlatih untuk membuat yang kece juga.

Akhir pekan kemarin benar-benar menyenangkan. Sehari penuh sarat ilmu, makan kenyang, dan puas bertemu teman-teman baru. Terima kasih Beauty Blogger Surabaya dan PT. Vitapharm untuk keseruan akhir pekannya. Sampai bertemu di petualangan selanjutnya!

 

Memahami Generasi Milenial

Suatu hari Kira dan Kara pulang sekolah mengadu. Temannya melarang mereka makan permen Y, karena katanya ada kandungan minyak Babinya. Tak terima, Kira dan Kara memaksa saya untuk melihatnya di Google. Karena permen Y adalah salah satu jajanan favoritenya. Sebenarnya bisa saja saya mengiyakan apa yang dibilang temannya. Toh selama ini saya sudah cukup jengah melihat mereka mulai gemar makan permen. Namun ternyata, mereka jauh lebih kritis dari yang saya kira. Dengan sigap diambilnya tablet, dan dibukanya aplikasi mesin pencari. Begitulah generasi masa kini.

Generasi jaman Kira dan Kara ini sering disebut Generasi Milenial. Generasi milenial atau generasi yang tumbuh di millennium baru, adalah generasi yang lahir di tahun 2000 ke atas. Ada juga yang memberikan nama mereka adalah Gen-Z. Generasi ini tumbuh di tengah-tengah perkembangan pesat teknologi dan derasnya arus informasi.

Tantangan mendidik anak generasi milenial tentu berbeda dengan mendidik anak-anak generasi sebelumnya. Teknologi di tangan anak zaman sekarang adalah mainan sehari-hari. Istilah-istilah keren yang mungkin asing di telinga kita, sudah akrab di telinga mereka. Mencari informasi hanya cukup menjentikkan jari diantara jajaran keyboard, maka seluruh informasi yang dibutuhkan tersedia di depan mata.

Kira dan Kara adalah anak-anak generasi milenial. Youtube dan Google adalah mainan mereka sehari-hari. Ketika ada pertanyaan yang mentok dan tidak bisa dijawab bundanya, mereka sudah bisa berinisiatif mencarinya di google. Ketika mendapat tugas sekolah tentang pergerakan matahari, mereka bisa mencari ilustrasi ilmiahnya di youtube sesuai kata kunci yang mereka pilih sendiri. Tablet, laptop sudah akrab di tangan mereka. Meski semua masih berstatus milik bunda atau ayah, namun lincah mereka mainkan. Tentu saja semua masih dengan pendampingan. Karena tak semua informasi yang tersedia, ramah untuk pemahaman anak-anak. Begitulah sedikit gambaran tumbuh kembang anak generasi milenial.

GENERASI MILENIAL DAN NORMA

Akan menjadi tidak mudah, ketika orang tua dan anak memiliki pendapat yang berbeda tentang norma. Pemahaman norma bagi anak generasi milenial berbeda dengan pemahaman norma bagi generasi tahun 80’an. Anak yang tumbuh di era gadget mudah digenggam, adalah anak-anak yang terbiasa berinteraksi dengan ponsel pintar di tangan. Anak generasi 80’an adalah anak-anak yang bermain bersama teman menggunakan daun, batu dan kayu. Pola interaksi sosial yang berbeda inilah yang membentuk pemahaman yang berbeda tentang norma dan adab bergaul.

Mengajarkan anak generasi milenial tentang norma tidak bisa dengan ceramah dan nasihat setiap hari. Apa yang kita bicarakan akan menjadi angin lalu dan sebatas mampir di telinga. Menyamakan persepsi antara orang tua dan anak bukan lagi menjadi hal yang mudah. Tantangan orang tua bukan sekedar mendidik mereka untuk mendapat nilai tertinggi di sekolah, melainkan justru bisa berkomunikasi baik dan lancar dengan anaknya sendiri. Percayalah, berkomunikasi bukan lagi menjadi hal yang mudah.

Ironis bukan?

Di era yang katanya teknologi informasi begitu pesat berkembang, justru komunikasi orang tua dengan anak menjadi amat sulit. Di zaman yang ketika berbicara dengan orang di tempat yang jauh bisa langsung bertatap muka, justru pola bicara orang tua dan anak sangat susah untuk saling beradu mata. Teknologi yang katanya bisa membuat yang jauh terasa dekat, ternyata justru menjauhkan yang dekat. Apakah orang tua akan terus menutup mata akan hal ini?

FILM MY GENERATION

Upi melihat cerita dan fenomena generasi milenial ini menjadi kisah yang layak untuk diangkat ke layar lebar. Film yang menceritakan tentang kisah persahabatan remaja SMU ini mengambil cerita dari sudut pandang remaja yang mempertanyakan sikap orang tuanya. Dalam film ini Upi  sebagai Sutradara mengajak orang tua untuk memperlakukan anak-anaknya sebagai teman diskusi, bukan sebagai obyek perintah dan penanaman dogma.

4 pemain baru mengisi tokoh utama dalam film ini. Zeke yang diperankan oleh Bryan Angelo,  Konji diperankan oleh Arya Vasco, Lutesha sebagai Suki dan Alexandra Kosasie sebagai Orly. 4 Remaja yang yang merasa libur sekolahnya berantakan, dan kemudian menemukan petualangan yang tak terduga dalam menghabiskan masa liburannya. Selisih pendapat dengan orang tua, naik dan turunnya emosi persahabatan hingga masalah-masalah yang dihadapi empat remaja ini menjadi pelajaran berharga bagi kehidupan mereka.

Seperti film-film Upi pada umumnya, film My Generation ini juga memberikan gambaran yang terlalu berani untuk menelanjangi realitas kehidupan remaja masa kini. Karena itu pro dan kontra sudah mulai muncul sejak sebelum film ini tayang di bioskop. Memang tidak semua kehidupan remaja persis sama seperti yang tergambar dalam film ini. Namun kita juga tidak bisa menutup mata adanya realita kehidupan remaja yang sekarang sedang menjadi trend. Simak saja siapa selebgram yang sempat menjadi idola di kalangan anak muda dengan jumlah follower sosmed jutaan.

Dalam film ini juga, Upi menyodorkan kaca kepada kita untuk melihat diri sendiri, sudahkah kita memanusiakan anak-anak kita? Orang tua bukan Tuhan yang bisa menghakimi dan menempelkan stempel di wajah anak-anaknya. Orang tua juga manusia yang bisa salah dan khilaf. Sebagai orang tua, sudahkah kita bercermin contoh seperti apa yang sudah kita tunjukkan dan berikan kepada anak-anak kita?

My Generation memberikan gambaran sisi lain remaja generasi milenial yang sebenarnya open minded dan terbuka. Mereka adalah pribadi yang tidak ingin terikat dogma. Jika orang tua mendapati anak-anaknya malas pergi sekolah, tidak menyelesaikan tugas-tugas sekolah, jangan lantas memberikan mereka label pemalas. Mungkin sudah saatnya orang tua memberikan penyegaran dalam metode belajar anak-anak. Ajak mereka berkomunikasi tentang apa yang mereka inginkan dan ajarkan berpikir untuk menemukan solusi bersama-sama. Karena sesungguhnya anak-anak generasi milenial adalah anak-anak yang kritis dan kreatif.

Film yang akan tayang pada tanggal 9 November 2017 serentak di seluruh bioskop di Indonesia ini menjadi reminder untuk orang tua agar mereka mau membuka mata melihat realita kehidupan remaja. Sudah saatnya orang tua juga bepikir dan mengevaluasi diri sendiri tentang pola komunikasi yang dibangun dengan anak-anaknya.

Film ini tidak mengajak atau memberikan teladan pada kebebasan bergaul. Film ini mengajak kita berpikir dan bersikap kritis terhadap moral yang sebenarnya kita tanamkan pada anak-anak kita. Gambaran keterbukaan dan kebebasan bergaul yang ditampilkan dalam film ini hanyalah salah satu potret yang ditunjukkan tentang realita kehidupan remaja saat ini. Namun sesungguhnya yang ingin disoroti dalam film ini bukan pada kebebasan bergaul, namun pada pola komunikasi dan pola asuh penanaman moral yang dilakukan orang tua kepada anak-anaknya.

Tak hanya diisi oleh talenta-talenta baru, film My Generation ini juga akan dilengkapi oleh pemain lama seperti, Surya Saputra, Tyo Pakusadewo, Ira Wibowo, Indah Kalalo, Karina Suwandi dan masih banyak lagi. Untuk mengerjakan film bergenre remaja ini, Upi juga telah melakukan riset social media hearing selama 2 tahun. Riset yang intensif ini juga digunakan Upi untuk melihat gaya percakapan dan pola dialog dalam komunikasi remaja. Sehingga adegan dalam film dapat mengalir halus sesuai trend anak remaja masa kini.

Bagaimana? Sudah siap untuk menonton bersama para anak remaja kita?

Sudah saatnya kita membuka diri untuk mendapatkan nada yang sama dengan anak-anak kita. Agar harmoni dalam keluarga bisa terus terjaga. Semoga kita tetap amanah dalam menjaga titipan-Nya.

……………

disclaimer: Semua foto yang digunakan di artikel ini diambil dari media sosial My Generation Film (IFI Sinema)

 

 

 

Review Buku: 7 Kebiasaan Anak Bahagia Karya Sean Covey (The 7 Habits of Happy Kids Collections)

Sudah kenal Sean Covey? Mungkin beberapa sudah sering mendengar tentang Stephen Covey ya? Stephen Covey adalah penulis buku laris berjudul “The 7 habits of highly effective people”. Buku ini sudah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa dan bahkan digunakan dalam seminar-seminar. Nah, Sean Covey ini adalah anak dari Stephen Covey yang mewarisi ajaran-ajaran sang ayah.

Di jagat sosial media bahkan blog sudah banyak yang mengulas tentang buku Stephen Covey yang memang keren itu. Berhubung kebiasaan baik itu perlu ditanamkan sejak dini, maka Sean Covey membuat juga yang versi untuk anak-anak, berjudul “The 7 habits of happy kids”. Kebiasaan-kebiasaan yang ditulis oleh SEAN di dalam buku cerita anak terbarunya ini mengacu dan berlandaskan buku Stephen Covey yang lebih dulu terbit. Hanya saja, Sean menulis menggunakan Bahasa yang mudah dimengerti anak-anak. Sehingga kebiasaan-kebiasaan yang ingin di tanamkan akan lebih mudah dipahami. Karena apa yang ada di buku sama dengan yang sering mereka temui dalam kesehariannya.

Buku 7 habits for Happy Kids ini telah diterjemahkan ke dalam beberapa Bahasa termasuk, Bahasa Indonesia, menjadi judul “7 Kebiasaan Anak Bahagia”. Paket ini berisi 7 buku, yang masing-masing buku berisi 1 cerita anak. Cerita yang diulas di dalamnya berisi tentang kebiasaan baik 7 tokoh utama yang bisa ditanamkan untuk anak-anak agar mereka selalu memiliki jiwa bahagia.

Tidak bisa dipungkiri, tantangan mendidik anak jaman sekarang itu luar biasa yaa… Tekanan yang dimiliki anak-anak bukan hanya datang dari tugas-tugas sekolah, namun juga berasal dari tuntutan sosial mereka dalam berteman. Sementara orang tua tidak bisa membatasi pergaulan sosial anak-anak yang tentu semakin luas. Untuk memberikan pondasi yang kuat inilah, perlu ditanamkan kebiasaan-kebiasaan baik. Kebiasaan inilah yang bisa mereka bawa agar jiwa-jiwa bahagia juga bisa terus mereka miliki dalam menghadapi tuntutan jaman yang semakin menggila.

7 kebiasaan ini sebenarnya nampak sederhana, namun sering luput dari orang tua untuk ditekankan pengajarannya dalam parenting mereka sehari-hari. Mendidik anak bukan hanya sekedar mengajarkan mereka mendapat nilai baik di sekolah, atau menghindarkan mereka dari rengekan berkepanjangan. Tapi orang tua juga selayaknya mengajarkan mereka menjadi mandiri. Bukan hanya sekedera mandiri dalam memenuhi kebutuhan pribadinya, namun juga mandiri secara emosional. Artinya, ketika menemui kendala, mereka mampu mengatasinya sendiri, dan mengolah emosinya agar tidak merugikan orang lain.

Buku 7 Kebiasaan anak bahagia

7 Kebiasaan apa saja sih yang di tulis dalam set buku ini?

  • Menjadi diri sendiri

Pokey si Landak, tidak menyukai bulu-bulu tajam di tubuhnya. Teman-temannya menjauhi dan mentertawainya. Mereka tidak tahu mengapa Landak dipenuhi duri tajam di tubuhnya. Di cerita ini, anak-anak diajak untuk belajar mengenal dirinya sendiri. Kita tidak dapat mengendalikan apa yang dilakukan orang lain, namun kita bisa mengajarkan pada anak-anak untuk mengontrol apa yang ada pada dirinya dan mengendalikan perasaannya. Dengan mengenal dirinya sendiri, anak-anak akan lebih mudah mengontrol perasaan dan emosinya.

  • Mengenal Proses

Allie membayangkan dirinya menjadi dewasa. Ia bisa pergi tidur kapan saja, memakai riasan tebal, memakai baju-baju cantik, atau pergi ke swalayan sendiri. Ia belum menyadari bahwa untuk mencapai itu semua, ia harus melalui proses menjadi mandiri. Di cerita ini, anak-anak diajak mengenal proses. Tidak semua bisa langsung menjadi besar, atau langsung menjadi indah. Untuk mencapainya, ada yang namanya proses. Sebelum menjadi kue, tepung harus melalui proses dibuat adonan dan dimasak. Sebelum menjadi baju, benang harus dipintal menjadi kain dan dijahit. Agar kenyataan bisa seindah mimpi, penting untuk mengenalkan proses pada anak-anak.

  • Menjadi Teratur dan Disiplin

Betapa sedihnya Jumper ketika ia tidak dapat ikut bermain Basket karena tidak dapat menemukan sepatu ketsnya. Lubang rumahnya berantakan. Tak heran ia tidak dapat menemukan sepatu ketsnya. Membaca cerita itu, anak-anak belajar pentingnya untuk meletakkan benda-benda sesuai tempatnya. Menjadi teratur dan disiplin akan mempermudah segalanya. Jika ingin menjadi anak yang bahagia, maka bisa dimulai dengan menjadi teratur dan disiplin. Tidur, makan dan bermain sesuai waktunya.

  • Tidak Merasa Iri dan Membanding-bandingkan Diri Dengan Orang Lain

Sammy dan Sophie adalaha saudara kembar. Namun Sophie selalu berhasil melakukan semuanya lebih baik dari pada Sammy. Di sekolah, Sophie selalu mendapat nilai lebih tinggi dari Sammy. Sophie juga sering menjadi juara di banyak perlombaan. Itu membuat Sammy menjadi iri dan membandingkan dirinya dengan saudara kembarnya. Menanamkan rasa percaya diri pada anak-anak itu penting. Buku ini mengajak anak-anak untuk mencari kelebihan dan potensi yang ada pada dirinya sendiri. Karena semua anak itu memiliki keistimewaannya sendiri. Anak-anak akan lebih bahagia jika ia tahu apa yang dimilikinya juga berharga. Karena itu ajak anak-anak berhenti membanding-bandingkan diri dengan orang lain.

  • Belajar Mendengarkan Orang Lain

Lily merasa dirinya sudah tahu segalanya. Ketika ia memutuskan untuk membuat kue, ia merasa sudah hafal semuanya, sehingga tidak perlu melihat resep kembali. Ternyata hasilnya jauh berbeda. Andai saja ia mau meluangkan waktu mendengar saran ayahnya… Begitu juga dengan anak-anak. Mereka akan belajar dari kegagalan. Sering anak merasa bisa dan merasa tahu, sehingga enggan untuk mendengarkan. Di cerita ini, anak-anak diajak belajar pentingnya mendengar dan membaca ulang.

  • Bekerja sama

Sophie harus berpasangan dengan Biff untuk mengerjakan tugas sekolah membuat puisi. Sophie tidak suka berpasangan dengan Biff, karena ia mengira Biff adalah anak yang jahat. Sophie belum pernah berbincang dan mengenal Biff. Apa yang terjadi setelah Sophie mengenal Biff?

Menjadi berbeda itu bukan sesuatu yang menakutkan. Di cerita ini, anak-anak diajak belajar untuk bekerja sama dengan siapa saja. Karena tidak ada 2 manusia yang sama di dunia, maka setiap orang pasti memiliki sesuatu yang istimewa. Perbedaan pendapat bisa saja terjadi setiap saat. Itulah pentingnya melihat dari segala sudut pandang yang berbeda, dan belajar bekerja sama mencari jalan keluar terbaik.

  • Empati

Kakek Goob meninggal. Padahal Goob sangat dekat dan sering bermain bersama kakeknya. Setiap hari Goob murung dan malas melakukan apa saja. Goob sudah lama tidak masuk sekolah. Apa yang dilakukan teman-teman Goob agar ia kembali ceria? Empati adalah salah satu hal terpenting dalam bersosialisasi. Hingga saat ini, masih banyak orang tua yang lupa mengajarkan berempati kepada anak-anaknya. Ditambah lagi kebiasaan era digital yang lebih individualis, makin mengikis rasa empati anak-anak. Karena itu penting mengenalkan anak-anak untuk menjadi peka dengan lingkungannya dan belajar berempati.

Buku ini juga berisi parents corner atau pojok orang tua. Di halaman ini diuraikan apa saja hal-hal yang perlu diajarkan kepada anak-anak, sesuai dengan isi cerita. Di sini juga ada beberapa pertanyaan yang bisa digunakan orang tua untuk mereview ulang isi cerita bersama anak-anak. Sehingga kita tahu seberapa jauh daya tangkap si anak terhadap isi cerita. Selain itu, halaman ini juga dilengkapi panduan bagi orang tua dalam berdiskusi dengan anak tentang pesan moral yang ditangkap dari cerita tersebut.

Selain itu buku ini juga dilengkapi dengan poster Pohon 7 Kebiasaan atau The 7 habbits Tree. Di dalam poster ini digambarkan 7 kebiasaan yang bisa dimulai dari akar, yaitu kebiasaan yang dimulai dari sendiri, hingga kebiasaan ketika bergabung bersama teman-teman. Kebiasaan-kebiasaan ini yang akan membuat anak-anak memiliki jiwa yang bahagia dan tumbuh menjadi anak mandiri. Kebiasaan yang ada di poster ini bisa ditanamkan sedini mungkin dan menjadi self-reminder juga untuk orang tua.

Menarik bukan?

Dari buku ini anak-anak bukan hanya sekedar membaca atau mendengarkan cerita. Mereka diajak untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan baik sejak dini. Kebiasaan-kebiasaan baik inilah yang akan terus mereka bawa dan menjadi bekal untuk tumbuh tangguh dan kuat dalam menghadapi tantangan derasnya arus informasi di era digital. Satu set buku Koleksi Cerita 7 Kebiasaan Anak Bahagia ini bisa diperoleh kisaran harga Rp. 120.000an hingga Rp. 160.000an.

Selamat membaca!

Zaman Di Mana Semua #MakinGampang

Hari itu kedua bocah saya sedang sakit. Beberapa hari memang si kembar kurang enak badan. Kara sedang dalam masa penyembuhan setelah panas tinggi, tiba-tiba Kira menyusul flu dan demam. Saya sudah terbiasa menangani dua bocah yang sakit dalam waktu hampir bersamaan. Tak heran karena flu memang mudah menular. Namun yang luar biasa, ternyata hari itu juga maag akut mama mertua saya kambuh. Kalau sudah begitu, saya bisa panik luar biasa. Jika biasanya saya bisa mengantarkan ke dokter, kali ini saya harus menjaga dua bocah yang sedang sakit. Jika biasanya saya bisa leluasa memasak atau membeli makanan, sekarang tenaga saya habis untuk merawat yang sedang sakit bersamaan.

Namun enaknya, sekarang sudah jamannya semua #MakinGampang. Nomor antrian dokter di puskesmas dan rumah sakit sudah bisa diambil lewat website. Pesan makanan bisa lewat telepon. Panggil ojek atau becak untuk antar ke puskesmas juga tinggal pencet nomor. Jadi tanpa perlu pergi kemana-mana, saya bisa melakukan banyak hal. Tanpa perlu beranjak keluar rumah, beberapa pekerjaan saya bisa terselesaikan sekaligus.

Begitu juga dengan urusan layanan asuransi. Sekarang sudah ada asuransi kendaraan yang memiliki layanan digital yang memudahkan pelanggannya. Layanan asuransi yang penting untuk dimiliki mama-mama yang rempong urusan anak, dengan tingkat mobilitas tinggi dan ogah ribet soal kendaraan. Dengan layanan digital yang dimilikinya, memungkinkan pelanggan untuk melakukan pembelian asuransi dan melakukan segala proses klaim secara online tanpa perlu keluar dari pagar rumah. Dari depan layar komputer, pelanggan bisa memilih lokasi klaim, memantau prosesnya, hingga mengecek status klaim.

Layanan Garda Oto Digital

Layanan Garda Oto digital adalah produk layanan yang dimiliki Asuransi Astra sebagai bentuk komitmen peningkatan layanan digital dan inovasi berkelanjutan. Layanan ini menawarkan cara baru berasuransi di era digital, di mana pelanggan dapat melakukan banyak hal tanpa perlu keluar rumah. Di jaman yang semua #MakinGampang memang sudah selayaknya untuk terus berinovasi membuat banyak kemudahan agar hidup juga gak jadi ribet.

Dengan layanan garda oto digital, pelanggan dapat membeli polis secara online di website www.gardaoto.com. Dengan membeli polis asuransi, pelanggan mendapat banyak bonus sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Bonus yang bisa dimiliki diantaranya:

  • Hadiah langsung E-toll On board unit
  • Hadiah langsung voucher optik Melawai
  • Spin to win galaxy note 8
  • Cicilan 0% dengan kartu kredit BCA, Bank Mandiri, dan PermataBank

Wuah… #MakinGampang klaimnya, banyak bonusnya!  Keren kan? Keren laaah…!

Garda Oto Digital #MakinGampang

Berikut beberapa layanan kemudahan yang ditawarkan Garda Oto Digital yang membuat semuanya #MakinGampang tanpa ribet:

  • Gampang memilih lokasi klaim

Layanan garda oto digital memungkinkan pelanggan memilih lokasi klaim yang dikehendaki. Di rumah, di kantor, di kampus, atau di mana saja, petugas garda oto siap mendatangi pelanggannya.

  • Gampang antar jemput kendaraan

Petugas garda oto akan datang untuk menjemput kendaraan dan membawanya ke bengkel. Setelah selesai, tanpa perlu beranjak dari kursi nyaman, petugas akan mengantar kembali kendaraan anda dari bengkel. #MakinGampang tanpa ribet, bukan?

  • Gampang pantau status klaim

Tak perlu cemas menanyakan keadaan kendaraan. Pelanggan dapat memantau semua proses dan status klaim dari rumah. Dengan Garda Mobile Otocare pelanggan dapat memantau status perbaikan kendaraannya dari ponsel.  Bersamaan dengan peluncuran Garda Oto Digital, Asuransi Astra juga  mengenalkan versi terbaru dari aplikasi Mobile yang merupakan penyempurnaan dari versi terdahulu, yaitu Otocare v3.0. Dengan aplikasi ini pelanggan dapat melakukan Survei, klaim, pengecekan status kendaraan, maupun antar jemput kendaraan.

mobile otocare 3.0

Sudah tak cemas lagi, bukan? Kalau semua semudah membalik telapak tangan, rasanya hati dan pikiran ikut damai ya… Itulah visi Asuransi Astra, “Bring peace of minds to millions”. Berbahagialan anda yang berada di wilayah JAKARTA, karena bisa menikmati layanan yang super kece ini. Semoga Garda oto bisa membawa kedamaian ke lebih banyak cabang yang ada di daerah lain yaa…

Untuk yang di Jakarta, kalau ingin mendapatkan layanan yang #MakinGampang dari Garda Oto Digital, bisa membelinya melalui website www.gardaoto.com . Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan:

  1. Setelah masuk ke website garda oto, baca informasi layanan dan highlight fiturnya. Lalu klik tombol “beli” yang terletak pada pojok kanan atas.
  2. Lengkapi data pada STEP 1 dengan mengisi informasi perlindungan dan kendaraan yang dimiliki. Pilih jadwal survey yang diinginkan. Lalu klik tombol “lanjut”.
  3. Isi data diri yang ada pada STEP 2 dan lengkapi dokumen yang diminta, kemudian klik tombol “lanjut”
  4. Pada STEP 3, baca ulang ringkasan data order dan total biaya polis. Pastikan semua sudah sesuai dengan pilihan, lalu pilih metode pembayaran.  Jika sudah selesai, klik tombol “bayar sekarang”.

Pastikan telah melakukan pembayaran penuh sebelum dilakukan survei kendaraan, baik melalui home survey atau survei di Garda Center. Pada setiap proses, pelanggan akan mendapatkan email notifikasi, baik pada jumlah pembayaran maupun pada panduan melakukan survei. Dalam email notifikasi tersebut, pelanggan juga mendapatkan detail terkait dengan masa akhir pembayaran polis dan masa survei kendaraan yang ditanggungkan. Polis yang diterima akan berupa softcopy. Polis fisik akan diterima setelah pelanggan melakukan survei dan melunasi semua pembayaran.

Gampang kan? Gampang laaah… Untuk yang di luar Jakarta, bersabar dulu yaa… Berdoa yang khusyuk. Biar Garda Oto bisa segera melebarkan sayapnya untuk memberikan layanan Garda Oto Digital hingga ke cabang di daerah lain. Biar kita semua bisa merasakan kedamaian yang sama. Kalau semua #makinGampang tentu bikin senang yaa… Sudah #Makingampang klaimnya, banyak bonusnya pula!