Antibiotik Bukan Obat Dewa, Antibiotik Untuk Apa?

Antibiotik Bukan Obat Dewa, Antibiotik Untuk Apa?

“Nduk, nanti kalau ke apotek, belikan amoxicillin. Ibu batuk pilek lagi.”

Pesan yang sangat lumrah didengar. Agak aneh memang. Sependek pengetahuanku Amoxocillin adalah jenis antibiotik. Antibiotik bukan obat flu.

Banyak orang beranggapan bahwa antibiotik adalah obat dewa atau antibiotik adalah obat untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Padahal itu salah besar. Antibiotik bukan obat dewa juga bukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Lantas apa sih antibiotik?

Antibiotik Adalah…

Antibiotik adalah jenis obat yang digunakan untuk mengatasi dan mencegah infeksi bakteri. Obat ini bekerja dengan menghambat atau mematikan pertumbuhan bakteri. Bentuknya bisa berupa kapsul, kaplet, sirup maupun injeksi.

Antibiotik pertama kali ditemukan oleh Alexander Flemming pada tahun 1928 dan diproduksi masal pada tahun 1940an. Sejak saat itu banyak jenis antibiotik yang ditemukan. Namun sejak 1980an, karena biaya penelitian yang mahal, penemuan jenis baru main sedikit. Sementara bakteri terus mengalami resitansi atau kekebalan. Maka dari sinilah permasalahan itu berawal.

Resistansi Antibiotik

Resistansi Antibiotik adalah keadaan dimana bakteri tak lagi dapat dihambat atau dimatikan pertumbuhannya oleh antibiotik. Pada saat antibiotik diberikan, beberapa bakteri akan mati. Tapi kemudian akan terjadi mutasi pada bakteri sehingga bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik.

Ketika bakteri sudah resistan terhadap antibiotik, itu berarti bakteri semakin kuat dan dibutuhkan antibiotik yang lebih kuat lagi. Jika belum ada antibiotik yang lebih kuat lagi, bisa ditebak apa artinya? Ya, itu berarti kematian di depan mata

Jika keadaan ini dibiarkan berlangsung di depan mata, tanpa ada usaha pencegahan, bisa jadi pada tahun 2050 tidak ada obat yang mampu membunuh bakteri. Kalau benar terjadi, dunia bisa ambyar ya kan…

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, maka dibutuhkan kesadaran bersama tentang tata cara penggunaan antibiotik yang benar. Antibiotik bisa sangat berguna jika digunakan dengan dosis yang tepat dan di saat yang tepat. Bagaimanapun juga antibiotik tetap dibutuhkan untuk membantu kesembuhan banyak orang yang terserang bakteri.

Pekan Kesadaran Antibiotik Dunia

Demi meminimalisir pemahaman dan penggunaan yang salah kaprah tentang antibiotik tersebut, maka RSUD dr. Soetomo turut serta menyelenggarakan Pekan Kesadaran Antibiotik Dunia atau World Antibiotic Awareness Week (WAAW) 2019. Untuk mencegah AMR atau Antimicrobial Resistance, RSUD dr. Soetomo membuat program pengendalian resistansi antimikroba atau PPRA.

Rangkaian kegiatan PPRA ini bermacam-macam, mulai dari cerdas cermat tentang antibiotik hingga seminar kesehatan untuk masyarakat umum. PPRA sudah dimulai sejak beberapa tahun lalu dan mulai menunjukkan hasil sejak tahun 2017. Terbukti dengan menurunnya angka kematian akibat resistansi antimikroba di lingkungan RSUD dr Soetomo. RSUD dr. Soetomo memiliki tata laksana penangan infeksi berat untuk Rumah Sakit yang menjadi standard untuk semua bagian poli di rumah sakit.

Acara seminar Pekan Kewaspadaan Antibiotik Dunia 2019 menghadirkan banyak narasumber yang kompeten di bidangnya, diantaranya dr. Hari Paraton SpOGK kepala divisi uroginekologi rekonstruksi, Dr. Dominikus, SpA(K) staf Departemen Ilmu Kesehatan Anak, dan Dr. dr Joni Paraton SpBS(K) direktur RSUD dr. Soetomo dan masih banyak lagi.

Acara yang diselenggarakan oleh Komite Pengendalian Resistansi Antimikroba tersebut mengundang penyuluh kesehatan, petugas kesehatan Puskesmas sebagai fasiltas kesehatan primer, pelajar, mahasiswa, remaja masjid maupun masyarakat umum. Dengan banyak tokoh masyarakat yang hadir, diharapkan kesadaran akan bijak menggunakan antibiotik dapat terus disebarkan.

Penggunaan Antibiotik Yang Benar

Antibiotik adalah obat yang digunakan untuk membunuh bakteri. Obat ini tidak akan berlaku atau tidak bisa digunakan untuk membunuh virus maupun jamur. Karena itu penggunaan antibiotik tidak bisa sembarangan. Penggunaan antibiotik yang sembarangan hanya akan menimbulkan resistansi.

Ada tata cara dan aturan yang harus dipatuhi dalam penggunaan antibiotik. Hal tersebut dibutuhkan untuk menghambat pertumbuhan bakteri tanpa menimbulkan resistansi. Berikut beberapa aturan atau tata cara penggunaan antibiotik yang benar:

  • Minum antibiotik tepat waktu sesuai anjuran dokter
  • Habiskan antibiotik yang telah diresepkan
  • Gunakan dosis yang tepat sesuai resep yang diterima, tidak kurang atau lebih.
  • Jangan membeli antibiotik menggunakan copy resep dari dokter atau menyimpannya untuk cadangan. Beda kasus, beda pula resep dan jumlah antibiotik yang dibutuhkan.
  • Tidak boleh memberikan antibiotik sisa kepada orang lain, atau menyarankan penggunaan antibiotik kepada orang lain.

Dari acara Pekan Kewasdaan Antibiotik Dunia di RSUD dr. Soetomo pula kami baru tahu langkah ABCD dalam menanggulangi dampak lebih besar terhadap resistansi antibiotik. Langkah tersebut adalah:

A – Anjuran dokter, patuhi anjuran dokter tentang dosis dan aturan minum atau penggunanan antibiotik.
B – Berbagi itu salah. Resep antibiotik yang diberikan dokter untuk satu pasien tidak untuk dibagi atau digunakan bersama pasien yang lain. Beda kasus, beda penyakit, beda penderita, berbeda pula dosis antibiotik yang harus diresepkan
C – Cuci tangan. Cuci tangan setelah melakukan kontak dengan penderita.
D – Dosis yang tepat. Dosis yang telah diresepkan dokter merupakan dosis yang tepat digunakan saat itu juga, bukan untuk waktu dan jenis penyakit yang berbeda. Jadi tidak boleh menggunakan copy resep untuk waktu yang berbeda.

Kalau sakit, diskusikan penggunaan antibiotik dengan dokter, karena tidak semua penyakit membutuhkan antibiotik. Antibiotik bukan obat demam atau obat batuk pilek. Antibiotik juga bukan untuk sakit perut. Harus melalui pemeriksaan dokter apakah anda membutuhkan antibiotik atau tidak.

Sekian, hasil berburu ilmu tentang antibiotik. Masih banyak keseruan dan padatnya ilmu tentang antibiotik di dalam seminar sehari tersebut. Semoga seminar dan acara demi mencerdaskan masyarakat seperti ini dapat terus dilakukan. Dengan demikian fungsi rumah sakti bukan hanya sebagai tempat untuk menampung orang sakit, namun juga bisa menjadi agen kecerdasan kesehatan bagi masyarakat.

6 Manfaat Minum Air Putih Bagi Kesehatan

6 Manfaat Minum Air Putih Bagi Kesehatan

Hari ini lagi-lagi saya marah pada kunyil. Saya mendapati isi botol air minumnya yang hanya berkurang sedikit, nyaris masih utuh. Di saat cuaca sedang panas dan kegiatan sekolah hingga sore hari, tapi isi botol minum masih banyak tentu membuat hati saya ketir-ketir.

Kunyil beralasan ia tidak mudah merasa haus. Padahal minum air putih tidak harus menunggu rasa haus. Bagi beberapa orang tertentu terkadang respon rasa hausnya lemah karena dipengaruhi faktor usia maupun keadaan. Maka tak heran jika kunyil yang ini lebih sering mengeluh mulutnya sariawan atau tenggorokannya sakit. Ya gimana enggak, minum air putih saja susah.

Minum air putih bukan sekedar penting, namun sudah menjadi kebutuhan tubuh setiap harinya. Tubuh manusia kurang lebih 50-60%nya tersusun dari air. Otak manusia 70-80% nya mengandung air. Sekarang coba bayangkan, apa jadinya jika tubuh manusia kekurangan air?

Bersama Danone Aqua beberapa waktu yang lalu, saya diajak mengupas tuntas tentang minum air putih bagi kesehatan. Ada beberapa narasumber yang kompeten seperti dr. Nurul Ratna Mutu Manikam, M.Gizi, Sp.GK, ketua departemen ilmu gizi, fakultas kedokteran UI, Dr. dr. Diana Sunardi, M.Gizi, Sp. GK, Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG) dan juga hydration science director PT Tirta Investama, dr. Tria Rosemiarti.

Demi menularkan ilmu yang bermanfaat dari hydration talk yang diadakan oleh Danone Aqua tersebut, saya akan berbagi tentang manfaat air. Materinya sengaja dibagi secara bertahap, dikupas satu persatau, agar lebih mudah untuk dibaca dan dipahami. Apa yang saya tulis di sini berdasarkan release resmi yang dikeluarkan Danone Aqua maupun dari buku “Air Bagi Kesehatan” yang ditulis oleh Budi Iman Santoso, Hardiansyah, Parlindungan Siregar dan Sudung O. Pardede yang semuanya merupakan pakar dalam ilmu kesehatan dan gizi.

Air Sebagai Pembentuk Sel Tubuh

Sudah terbukti valid kalau tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air. Darah kandungan utamanya air. Paru-paru bahkan 90%nya terdiri dari air. Otak manusia pun demikian. Maka tak heran jika air menjadi pembentuk utama sel tubuh manusia. Kekurangan air, bisa jadi menurunkan kualitas kinerja organ tubuh, seperti menurunnya daya konsentrasi maupun badan jadi terasa lebih mudah lelah dan lemas.

Air Sebagai Pengatur Suhu Tubuh

Tahukah kalian bahwa air mampu menghasilkan panas, menyerap panas maupun menghantarkan panas ke seluruh tubuh. Dengan fungsinya ini, air bermanfaat untuk menjaga suhu tubuh agar tetap stabil. Ketika berolahraga dan tubuh menjadi panas, melalui keringat air menghantarkan panas dalam tubuh keluar. Air juga mampu mendinginkan tubuh melalui penguapan dari paru-paru.

Kekurangan air dapat menyebabkan dehidrasi dan membuat organ tubuh menjadi rusak karena panas. Karena itu penting untuk lebih banyak minum air ketika aktivitas tinggi maupun cuaca sedang panas, meskipun tidak merasa haus. Tubuh membutuhkan air untuk memperlancar metabolismenya.

Air Sebagai Pelarut

Dalam proses pencernaan, dibutuhkan air untuk melarutkan beberapa zat gizi yang masuk ke dalam tubuh. Misalnya di dalam mulut, air liur dibutuhkan untuk melarutkan makanan dan membantu melumasi agar makanan mudah masuk ke dalam kerongkongan. Demikian juga dalam proses sekresi atau pembuangan, air dibutuhkan untuk melarutkan sisa kotoran agar mudah keluar sebagai feses.

Lebih lanjut, air juga bermanfaat dalam proses biokimiawi dalam tubuh. Air membantu memecah proten menjadi molekul-molekul yang lebih kecil agar mudah diserap oleh tubuh. Air juga membantu melarutkan mineral, vitamin, glukosa dan zat gizi lainnya agar dapat dihantarkan oleh sel-sel darah ke seluruh tubuh.

Sudah bisa dibayangkan apa lagi yang terjadi jika tubuh kekurangan air? Penyakit paling ringan yang mungkin terjadi adalah sembelit. Makanya banyak minum air putih ya!

Air Sebagai Pelumas dan Bantalan

Air ternyata juga bermanfaat bagi kesehatan sendi. Bagi sendi air berfungsi sebagai pelumas dalam bentuk cairan sendi yang memungkinkan sendi dapat bergerak bebas tanpa rasa sakit. Cairan sendi mampu meredam gesekan antar sendi. Saat tulang rawan berisi banyak cairan, maka kerusakan akibat gesekan antar permukaan sendi dapat dihindari.

Nyeri sendi bisa terjadi salah satunya akibat kekurangan cairan pelumas sendi. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk menghindari rematik adalah dengan banyak minum air putih, agar jumlah cairan sendi dapat terus terjaga.

Air juga berfungsi sebagai bantalan. Pada otak misalnya, air dibutuhkan agar otak tidak mengalami getaran ketika terjadi guncangan hebat. Peredam getaran tersebut bermanfaat agar kerja otak tidak terganggu atau mengalami kerusakan akibat getaran. Hal tersebut bukan hanya terjadi pada otak, namun juga ada di kantong rahim, kantong mata, maupun medulla spinalis.

Air sebagai Media Transportasi

Sebagai zat cair yang terdapat di dalam tubuh, air lebih mudah mengalir ke seluruh tubuh. Dibantu oleh beberapa organ tubuh yang mampu memompa air naik ke ujung sel di kepala, hingga turun ke ujung sel yang ada di kaki. Karena lebih mudah mengalir ke seluruh tubuh inilah, air juga bermanfaat sebagai media transportasi yang mengantarkan aneka zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Seperti dalam darah, air bermanfaat menbawa oksigen yang dibutuhkan oleh otak. Air dalam paru-paru mampu membawa hemoglobin dari paru-paru ke jaringan lainnya. Manfaat air benar-benar tidak main-main ya. Maka tak heran, para ahli gizi memasukkan air sebagai syarat kelengkapan gizi seperti yang terdapat dalam tumpeng gizi seimbang.

Air sebagai media eliminasi sisa metabolisme

Dalam metabolismenya, tubuh menghasilkan banyak zat yang tidak dibutuhkan sehingga harus dibuang. Sisa metabolisme ini jika tidak dibuang maka akan menjadi racun di dalam tubuh. Lagi-lagi di sinilah air menunjukkan manfaat yang besar dalam proses eliminasi toksin tersebut.

Air membuang sisa-sisa metabolisme tubuh melalui berbagai cara, seperti keringat maupun air kencing. Toksin dalam tubuh tersebut dikeluarkan oleh air melalui saluran pembuangan seperti saluran kemih, kulit, maupun saluran nafas.

Nah sekarang sudah tahu kan kalau air memiliki banyak sekali manfaat. Kekurangan air dalam tubuh bisa menimbulkan gangguan kesehatan mulai dari yang ringan hingga kronis. Kekurangan air bahkan dapat menyebabkan kematian. Agar tidak kena todong untuk rajin cuci darah, yuk mulai dibiasakan untuk banyak minum air putih.

Jangan lupa pilih air minum yang sehat bagi tubuh. Kalau ragu, pilih deh air minum dalam kemasan yang sudah terpercaya secara turun menurun puluhan tahun. Cek juga syarat air minum dalam kemasan yang bagus bagi tubuh. Gak perlu yang aneh-aneh untuk menghindari over claim terhadap manfaat air minum. Sampai hari ini belum ada uji klinis yang dapat membuktikan banyak over claim terhadap fungsi air minum.

Karena itu jadilah netizen cerdas! Ayo banyak minum air putih demi kesehatan jiwa raga!

Cara Merawat Luka Tanpa Rasa Perih Dengan Hansaplast

CARA MERAWAT LUKA TANPA RASA PERIH DENGAN HANSAPLAST

Duo kunyil saya kalau jatuh dan berdarah dramanya seperti anak habis dianiaya. Meski lukanya hanya luka gores, tapi tangisannya terdengar sampai kelurahan sebelah. Belum lagi kalau lukanya harus dibersihkan dan diobati, maka drama bisa sama panjangnya kayak sinetron Tersanjung. Mungkin alasan itu pula bapaknya dan utinya paling males kalau harus menghadapi duo kunyil yang lagi pecicilan.

Adakah yang bernasib serupa dengan saya?

Padahal merawat luka itu penting banget agar luka cepet kering. Membersihkan luka adalah hal penting dalam merawat luka terbuka. Nah, membersihkan luka duo kunyil ini bisa menjadi drama tujuh seri. Jangankan mau dibersihkan, dipegang saja teriaknya histeris sekali.

Setiap kali mau dibersihkan, si kunyil selalu membayangkan rasa perihnya. Itu kenapa setiap kali dibersihkan, teriakannya seperti habis dianiaya. Rasanya kalau ada cairan pembersih luka atau cairan antiseptik untuk luka yang anti perih pasti sangat membantu. Beruntung banget ada Hansaplast spray antiseptik yang membantu membersihkan luka gak pake perih. Kok bisa gak pake perih? Lantas gimana sih sebenarnya langkah merawat luka agar luka cepet kering dan luka sembuh gak pake perih?

Cara Merawat Luka Gak Pake Perih

Kalau setiap merawat luka selalu ada drama seperti saya, mungkin kamu bisa mencoba 3 langkah mudah berikut. Langkah ini ternyata mengurangi teriakan dan tangisan ketika si bocah jatuh. 3 langkah ini juga membantu luka lebih cepat kering. Karena luka cepat sembuh maka luka tidak meninggalkan bekas di kulit duo kunyil.

Berikut tiga langkah merawat luka gak pake perih:

1. bersihkan luka

Membersihkan luka menjadi langkah penting agar luka terhindar dari infeksi. Ketika terluka, kulit terbuka, lapisan pelindung kulit sedang rusak sehingga memungkinkan debu kotoran dan bakteri masuk ke dalam tubuh. Saat itulah memperbesar kemungkinan terjadinya infeksi sehingga membuat luka menjadi lebih parah dan makin lama sembuhnya.

Apabila tidak dibersihkan, maka infeksi bisa menyebar ke bagian kulit yang lebih dalam dan bisa membuat kondisi kesehatan ke level yang lebih serius. Membersihkan luka bisa menggunakan cairan antiseptik pembersih luka, untuk membantu mencegah dan mengatasi infeksi.

2. Melindungi Luka

Untuk mencegah kontaminasi dari lingkungan, maka luka perlu dilindungi. Melindungi luka juga bermanfaat untuk memberi bantalan pelindung terhadap pengaruh eksternal, seperti air dan kuman. Apabila luka terlindungi dengan optimal, akan membantu menyembuhkan luka lebih cepat dan mengurangi resiko terjadinya bekas luka.

Jangan lupa ganti plester pelindung luka setiap hari agar terjaga kebersihannya. Gunakan plester yang elastis dan breathable untuk membantu proses penyembuhan luka dan menunjang aktifitas harian anak-anak.

3. Menyembuhkan Luka dengan Salep

Menyembuhkan luka menggunakan salep bermanfaat untuk menjaga kelembaban kulit yang terluka. Apabila kelembaban terjaga maka resiko terjadinya bekas luka dan kerak yang mengeras semakin kecil. Dengan demikian, luka juga jadi lebih cepat sembuh.


REVIEW HANSAPLAST SPRAY ANTISEPTIK

Membersihkan luka menggunakan Hansaplast spray antiseptik ini ternyata bebas drama, gak perih sama sekali. Menurut duo kunyil ketika luka disemprot dengan spray antiseptik dari Hansaplast ada rasa adem dan tidak membuat luka semakin terasa sakit.

Ternyata Hansaplast Spray antiseptik mengandung bahan aktif PolyHexanide / PolyHexaMethylene Biguanide (PHMB) membantu mencegah dan mengatasi infeksi. Berbeda dengan obat merah, Hansaplast ini bisa digunakan untuk membersihkan luka dan sekaligus mengandung antiseptik untuk melindungi dari bakteri. Obat merah atau iodin hanya berfungsi melindungi luka dari bakteri tapi bukan untuk membersihkan luka.

Berikut beberapa kelebihan Hansaplast Spray Antiseptik:

  • Tidak perih saat digunakan
  • Tidak berwarna dan tidak berbau
  • Praktis
  • Aman digunakan, dengan tingkat tolerabilitas lebih tinggi sehingga efek samping lebih kecil.
  • Mengandung bahan Aktif: 0,1% Decyl Glucoside Tenside dan 0,04% Polihexanide (PHMB) dalam Larutan Ringer

Cara Penggunaan Hansaplast Spray Antiseptik:

  • Semprotkan Hansaplasy Spray Antiseptik dari jarak kurang lebih 10cm ke seluruh area luka
  • Ulangi apabila dibutuhkan, kemudian secara perlahan keringkan area di sekitar luka

Nah, semenjak menggunakan Hansaplast spray antiseptik ini, duo kunyil sudah gak drama lagi ketika lukanya harus dibersihkan. Tangisannya juga cepat reda karena ternyata membersihkan gak pake perih dan tanpa ribet harus dicuci dengan disinfectan segala macam. Cukup disemprot dengan Hansaplast spray antiseptik, dikeringkan, dikasih salep kalau lukanya lebar dan ditutup plester, beres deh!

Lalu Hansaplast Spray antiseptik ini bisa dibeli di mana? Sudah tersedia di apotek-apotek terdekat. Bisa juga beli di swalayan seperti indomaret atau alfamart. Kalau males keluar, bisa juga didapatkan di marketplace seperti shopee maupun tokopedia. Tinggal klik, barang pun diantar. Harganya bervariasi. Rata-rata Rp 25.000an. Cukup terjangkau kan?

Untuk mengurangi drama dan #GakPakePerih ya wajib diperjuangkan lah! Cusss korek-korek informasi lebih lanjut, di www.hansaplast.co.id dan melalui akun Instagram resmi Hansaplast @Hansaplast_ID dan Facebook Fanpage @HansaplastID

Berkat #AksiFlashBunda Drama Keluarga Berakhir Dengan Yang Halal


Sore ketika mandi, saya tersentak mendapati ada benjolan di payudara kiri. Hingga beberapa hari saya periksa, benjolan itu masih ada dan makin terasa membesar. Karena penasaran saya pun datang ke dokter umum langganan. Ibu dokter kemudian menyarankan saya untuk datang ke klinik onkologi.

Saat itu saya masih remaja, belum menikah. Cerita tentang tumor dan kanker bukan hal baru. Keluarga saya memiliki gen tumor yang sangat kental. Budhe, tante bahkan ibu saya semua memiliki riwayat pernah memiliki penyakit tumor. Maka ketika dokter onkologi memvonis benjolan itu harus diangkat, saya bisa menanggapinya dengan kalem.

Ternyata yang justru shock adalah Ibu. Beliau tidak menyangka kalau anaknya memiliki penyakit yang sama persis dengan dirinya. Sebenarnya sebelum melakukan operasi pengangkatan benjolan di payudara, saya pernah melakukan beberapa kali operasi kecil. Benjolan di payudara ini bukan benjolan pertama yang saya miliki. Operasi tumor ini adalah operasi ketiga kalinya yang pernah saya jalani.

Sebelumnya saya pernah memiliki benjolan di daun telinga. Saya tidak pernah ingat tepatnya kapan, yang jelas benjolan itu sudah ada sejak saya masih sangat kecil. Benjolan di daun telinga itu tidak besar, tetapi ada lubang sebesar jarum jahit yang selalu mengeluarkan cairan. Ketika benjolan mulai membesar, maka cairan akan keluar dari lubang ketika ditekan. Cairan itu memiliki bau yang anyir dan tidak sedap. Ketika masih kecil saya tak terlalu memperhatikan. Semakin besar, cairan itu terasa semakin mengganggu. Maka ketika SMA saya memutuskan benjolan itu harus diambil.

Itulah operasi kecil pertama yang saya lakukan. Operasi yang dilakukan bersamaan dengan momen Mike Tyson menggigit telinga Evander Holyfield. Tak heran, ketika kembali masuk sekolah, bekas operasi saya menjadi bahan bercanda teman-teman. Lumayanlah menjadi bahan hiburan paska operasi.

Tak Seindah Foto Instagram

Ternyata meski telah beberapa kali menjalani operasi dan berkali-kali merawat luka sendiri, ternyata setelah punya anak, itu beda rasanya. Pantesan ketika aku kalem mau berangkat operasi, tapi justru ibuk yang nangis sesenggukan gak berhenti. Padahal rasanya biasa saja ketika harus berbaring di ruangan dingin dengan cahaya lampu yang menyilaukan. Hanya ada rasa pasrah. Ternyata pas anak jatuh dan ada benjol di dahinya itu gak bisa sekalem itu. Lupakan kata pasrah. Yang tersisa hanya panik.

Percayalah, apa yang nampak indah di foto instagram, dibaliknya terselip jatuh bangunnya perasaan yang tak tergambarkan. Kalau ada foto ibu yang mengobati luka anaknya sambil tersenyum setelah anaknya jatuh itu bohong bangeeeet. Kalaupun ada ibu yang benar seperti itu, sembah sujud untuk beliau yang selalu mampu kalem dan tenang di segala cuaca dan kondisi.

Duo kunyil saya kalau jatuh atau terbentur hebohnya bukan main. Apalagi kalau tahu ada luka atau lebam. Byuuuh… nangisnya bisa didengar orang seluruh RW. Ditambah lagi ada uti akungnya yang gak kalah heboh. Lengkaplah drama di keluarga kami. Percayalah itu bukan hal yang mudah untuk kami lalui.

Kami punya rekor ketika duo kunyil masa-masa lincah ke sana kemari, Kira jatuh dari tempat tidur sebanyak 4 kali. Ajaibnya lagi, waktu jatuh ada saya dan suami yang mendampingi di dua sisi yang berbeda. Itupun ternyata si bocah bisa lolos dan meluncur mulus ke… lantai!

Lebam? Pasti!

Benjol? Iya!

Masih tetep kalem? Enggaklah…

Kami sama-sama panik. Apalagi kepala bocah masih mungil, jadi deg-deg’an. Belum tahu si anak harus diapain, diobatin pakai apa karena anaknya nangis heboh. Lalu tanya kanan kiri, semua teman dan saudara di whatsapp’in. Ternyata bekal pengetahuan tentang pertolongan pertama pada anak jatuh itu penting. Banget!

Coba sini tunjuk tangan ada gak yang anaknya gak pernah jatuh sama sekali? Kalau anak aktif dan bereksplorasi dengan normal pasti pernah jatuh kan? Normal kok. Wajar. Gak usah panik. (Sungguh nasehat yang sia-sia). Karena semua anak pasti pernah jatuh, lantas apakah semua calon orang tua pernah belajar tentang pertolongan pertama pada anak jatuh?

Meskipun sudah sampai 4 kali jatuh dari tempat tidur, kami masih saja merasa panik. Memang kadar paniknya bisa berkurang banyak. Tapi pertanyaan dan rasa khawatir itu masih suka hinggap. Meskipun panik, kami selalu berusaha untuk berpikir rasional. Tidak mudah memang, tapi harus terus diusahakan. Caranya? Ya belajar!

Pertolongan Pertama Pada Anak Jatuh

Biar makin pinter, nih saya bagi hasil belajar sekian lama. Berikut pertolongan pertama yang dapat dilakukan oleh orang tua jika anaknya jatuh.

  1. Periksa apakah anak dalam kondisi sadar atau tidak setelah jatuh. Jika setelah jatuh anak sadar dan menangis, maka orang tua boleh sedikit bernafas lega. Namun jika ternyata setelah jatuh anak tidak sadarkan diri, sebaiknya jangan diubah posisinya dan langsung hubungi gawat darurat. Kecuali jika anak dalam posisi berbahaya, maka boleh dipindahkan.
  2. Periksa apakah ada luka serius atau tidak, seperti patah tulang atau terkilir. Jika ada, segera hubungi petugas kesehatan terdekat.
  3. Periksa apakah ada luka terbuka, lebam atau benjol. Jika ada luka terbuka, bersihkan dan beri obat antibakteri. Jika ada benjol atau lebam, bersihkan dan beri obat antikoagulan yang bisa membantu memecah pembekuan darah. Kalau masih awam tentang obat antikoagulan, nanti kita bahas lagi dibawah ya.
  4. Perhatikan apakah anak muntah atau berkurang kesadarannya setelah jatuh. Jika terjadi muntah atau anak merasa ngantuk berlebihan, segera bawa ke petugas kesehatan.
  5. Tenangkan anak yang sedang menangis. Selain karena rasa sakit, biasanya anak menangis karena kaget dan takut.

Adakah Obat Antikoagulan di Kotak P3K mu?

Obat antikoagulan berfungsi untuk memecah pembekuan darah, seperti lebam atau benjol. Ketika kulit terkena benturan benda tumpul maka pembuluh darah terkecil yang ada di bawah kulit akan pecah. Kalau pembuluh darah terkecil ini pecah, maka darah akan keluar dan mengalir dan menyebar ke jaringan-jaringan di sekitarnya. Itu kenapa setelah terbentur kulit kita memerah tetapi tidak ada darah yang menetes.

Setelah satu atau dua hari, darah yang keluar dan menyebar ke sekitar jaringan itu akan menggumpal dan berubah menjadi warna biru. Hal tersebut menandakan hemoglobin tidak mendapat pasokan oksigen. Itulah yang disebut lebam. Fungsi obat antikoagulan ini membantu mempercepat proses penguraian kembali darah yang menggumpal tersebut. Agar lekas terurai kembali maka antikoagulan akan menghambat protein yang berperan dalam proses pembekuan darah.

Nah kalau lebam sudah mulai berwarna kehijauan dan mulai kecoklatan itu pertanda proses penyembuhan sedang berlangsung. Lantas adakah antikoagulan yang bisa dibeli di apotek terdekat dan aman digunakan? Ada. Namanya Thromboflash.

Thromboflash berisi antikoagulan yang membantu memecah pembekuan darah. Thromboflash mengandung bahan aktif bernama Heparin Sodium 200 IU. Heparin inilah yang bekerja menghambat protein yang berperan membekukan darah. Thromboflash aman karena mudah digunakan. Tidak lengket dan sedikit efek sampingnya.

Cara penggunaanThromboflash:

  • Cuci permukaan kulit yang akan diolesi thromboflash.
  • Oleskan tipis pada permukaan kulit yang lebam. Tak perlu digosok atau dipijit karena Thromboflash mudah meresap.
  • Jangan dioleskan pada luka terbuka.
  • Hentikan pengobatan jika muncul rasa gatal, ruam atau reaksi alergi lainnya.
  • Hati-hati penggunaan obat pada area sensitive seperti mata, mulut dan hidung.
  • Karena obat ini termasuk obat luar, jangan sampai tertelan ya!

Kenapa harus Thromboflash? Bukankah ada obat sejenis yang memiliki manfaat sama? Karena Thromboflash sudah memiliki sertifikasi hallal dari MUI. Pada dasarnya Heparin yang terkandung dalam obat koagulan biasanya terbuat dari mucosa hewan. Kebanyakan terbuat dari mucosa Babi atau Porcine, namun Thromboflash terbuat dari mucosa Sapi atau Bovine. Jadi aman dan nyaman menggunakannya.

Benar-benar Thromboflash menjadi sahabat keluarga ya. Jangan remehkan luka lebam. Meski kalian sudah menjalani banyak operasi, tapi kalo menghadapi anak lebam masih takut, berarti wajib sedia Thromboflash di rumah. Di rumah kami, berkat Thromobflash yang memberikan aksi perlindungan yang flash, drama keluarga berakhir dengan yang halal. Sudah terbukti kan kalau Thromboflash gak tanggung-tanggung melindungi konsumen.Gimana, sudah adakah Thromboflash di kotak P3K mu?

Rokok dan Stunting, Apa Hubungannya?

“Mbak, anakmu badannya awet kecil ya?” sering dengar pertanyaan semacam itu? Untuk ibu-ibu yang anaknya awet mungil seperti saya, pertanyaan seperti itu bukan sekali atau dua kali mampir ke telinga. Entah itu sebagai pujian atau sebagai ungkapan rasa miris, saya tidak tahu pasti. Yang jelas memang Kira dan Kara badannya selalu langsing.

Pernyataan tersebut, sering diterima juga oleh ibu saya sejak jaman rikiplik dulu. Ketika saya masih bayi, saya pun memiliki badan awet mungil. Bahkan kini berat badan saya setelah melahirkan dua anak, tidak jauh berbeda dengan berat badan saya ketika masih SMA 18 tahun yang lalu. Senang atau miris? Silahkan renungkan sendiri. Yang jelas porsi makan saya biasa saja. Saya makan tiga kali sehari dengan lauk standard masyarakat Indonesia, ya tempe, ayam, telor. Bahkan tak jarang saya menghabiskan sisa makanan di piring anak-anak.

Lantas, di benak saya sempat tercetus, apakah anak saya termasuk stunting? Apa itu stunting sebenarnya? Dari jurnal online yang saya baca dan menurut WHO, stunting adalah gangguan pertumbuhan yang membuat anak tumbuh lebih kecil dan lebih pendek dari anak seusianya yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi pada anak. Anak yang memiliki gangguan pertumbuhan akan berpengaruh pada kondisi kesehatan, pertumbuhan mental dan kemampuan belajar anak. Dengan demikian, anak tidak dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Konsumsi Rokok Orang Tua sumbang Peningkatan Stunting Pada Anak

Buibu, tahu gak kalau ternyata faktor genetik bukan satu-satunya penyebab anak stunting. Faktor genetik hanya menyumbang 20% anak tumbuh lebih kecil dari pada anak seusianya. Ada faktor lain yang ikut berperan serta dalam menyumbang peningkatan angka stunting pada anak. Salah satunya adalah konsumsi rokok orang tua.

Saya cukup tercengang ketika mendengar talkshow #RuangPublikKBR serial #RokokHarusMahal edisi ke-7 bersama narasumber Dr. Bernie Endyarni Medise,SpAK MPH Ketua Satuan Tugas Remaja IDAI dan Teguh Dartanto, PhD Ketua Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Talkshow yang mengangkat tema “Rokok Murah Penyebab Stunting” yang disiarkan hari rabu, 25 Juli 2018 pukul 09.00 di seluruh jaringan radio KBR tersebut mengungkap bahwa berdasarkan hasil penelitian, anak-anak yang memiliki orang tua perokok kronis, tumbuh dan memiliki berat badan 1,5kg lebih rendah dari pada anak-anak yang orang tuanya tidak merokok. Demikian juga dengan tinggi badannya tumbuh lebih pendek dari anak-anak yang tidak memiliki orang tua perokok.

Apa penyebabnya?

Orang tua perokok akan menggunakan sebagian anggaran belanjanya untuk memenuhi kebutuhan rokoknya. Hal yang sama terjadi juga pada masyarakat miskin atau berpenghasilan pas-pas’an. Karena harga rokok yang terjangkau dan murah, maka banyak orang tua yang lebih mengutamakan kebutuhan rokok. Hal tersebut berdampak pada menurunnya daya beli bahan makanan lain yang sarat gizi seperti telor, ayam, daging, ikan maupun susu.

Dr.Bernie lebih lanjut menjelaskan bahwa stunting bukan hanya berpengaruh pada pertumbuhan berat badan dan tinggi badan saja, namun juga berpengaruh pada pertumbuhan otak anak. Untuk orang tua yang merokok perlu waspada ketika si ibu dalam kondisi hamil. Karena pertumbuhan otak yang paling pesat, terjadi pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK), yang mulai dihitung sejak dua garis merah muncul di alat tes kehamilan.

Jadi, secara garis besar, isu rokok tersebut bukan hanya berpengaruh pada kondisi ekonomi keluarga, maupun kondisi kesehatan perokok dan orang sekitarnya. Ternyata isu rokok juga berpengaruh pada pertumbuhan anak-anak bahkan lebih luas hingga perkembangan otak mereka. Kalau sudah begini, miris tidak?

Yang mungkin tidak disadari si perokok maupun keluarga di sekitarnya adalah paparan asap rokok dapat bertahan hingga 3 sampai 4 jam bahkan setelah asap rokok hilang. Asap rokok yang mengandung banyak bahan kimia tersebut menjadi salah satu penyebab anak mudah sakit, terutama gangguan pada pernafasan dan penyerapan gizi. Lebih sedih lagi ternyata informasi tersebut tidak menyebar merata ke seluruh lapisan masyarakat, seperti sebaran asap rokok.

Rokok Memang Harus Mahal

Meski memiliki seorang suami yang perokok, saya setuju jika rokok harus mahal. Kenapa? Selain agar orang tua pada keluarga miskin dapat berpikir ulang dalam membeli rokok dan lebih mengutamakan gizi anaknya, juga agar rokok tidak mudah dibeli oleh anak-anak usia sekolah. Sudah tahukan kalau di Indonesia rokok bisa dibeli ketengan atau perbiji? Rokok ketengan yang harganya terjangkau oleh uang saku anak-anak sekolah inilah yang menjadi salah satu faktor kenapa anak sekolah sudah mulai mengenal dan mencoba rokok.

Masih ingat kasus anak balita yang fasih merokok? Atau masih ingat teman-teman jaman sekolah yang mencuri waktu dengan merokok di dalam kamar mandi sekolah atau dibalik tembok-tembok rahasia di lingkungan sekolah. Sedih tidak kalau anak-anak mengenal rokok bukan dari keluarganya atau lingkungan rumah, tapi justru dari sekolah, tempat di mana seharusnya mereka menimba ilmu dan tumbuh menjadi anak-anak yang sehat jasmani dan mental. Sedih kan ya?

Kalau kamu penasaran dengan ulasan tentang #RokokHarusMahal, masih bisa streaming di seluruh jaringan radio KBR. Atau kalau teman-teman setuju dengan kampanye #RokokHarusMahal, bisa ikut menandatangani petisi di www.change.org/rokokharusmahal.

Mari menjadi bagian dari pertumbuhan anak-anak Indonesia yang lebih sehat dan cemerlang. Sekecil apapun peran serta kita, Insyaallah bermanfaat untuk generasi mendatang. Selamat berkarya!

Buah Yang Cocok Dikonsumsi Saat Puasa


Bulan puasa sudah di depan mata. Persiapan apa yang sudah dilakukan oleh squad ibu-ibu ya? Stok bahan makanan? Berburu jadwal menu buka puasa, sahur atau takjil-takjil yang bikin liur menetes? Atau persiapan fisik dan mental saja?

Berhubung bulan puasa itu saat yang tepat untuk mengumpulkan amal sebanyak-banyaknya, maka mari kita berbagi tentang buah-buahan yang cocok dikonsumsi di saat puasa. Buah-buahan tersebut mengandung vitamin yang bisa membantu kita menjalankan ibadah puasa dengan lancar dan tetap segar. Sudah pada tahu kan kalau buah-buahan itu macamnya buaaanyak sekali. Tapi tahukah kalian kalau beberapa macam buah sangat oke untuk dikonsumsi ketika berbuka puasa atau makan sahur?

Berikut beberapa macam buah yang cocok dikonsumi saat bulan puasa:

  • PISANG

Pisang adalah buah yang paling cocok dikonsumsi ketika makan sahur, karena pisang memiliki kandungan kalium tinggi yang membantu menjaga kesegaran tubuh selama puasa. Kandungan vitamin dalam Pisang juga dapat mengurangi asam lambung. Untuk yang memiliki sakit maag, mengkonsumsi pisang dapat membantu menjaga kesehatan organ pencernaan selama menjalankan ibadah puasa.

  • NANAS

Nanas memiliki zat yang bernama astringent yang membantu menjaga kesehatan mulut. Sudah jamak terjadi kan kalau selama bulan puasa mulut kita sering bau naga, atau bau tidak sedap. Naaaah… untuk mengurangi bau naga tersebut dan menjaga kesehatan mulut, bisa dijadwalkan untuk menambahkan buah Nanas sebagai sajian pada saat berbuka puasa.

  • PEPAYA

Ada yang sering bermasalah dengan buang air besar selama menjalankan ibadah puasa? Jika demikian, mungkin bisa mencoba untuk memperbanyak konsumsi buah Pepaya ketika berbuka puasa. Kandungan serat yang tinggi yang terdapat dalam buah papaya, membantu menjaga kesehatan saluran cerna. Serat ini juga yang membuat masalah buang air besar bukan lagi kendala yang besar. Apalagi Pepaya termasuk buah lokal yang harganya terjangkau. Pas banget buat persiapan puasa ya?

  • JERUK

Kandungan vitamin C pada Jeruk adalah salah satu yang tertinggi diantara buah-buah yang lain. Vitamin C membantu kita menyerap zat besi yang masuk dari makanan lain. Zat besi ini dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga imunitas dari berbagai macam virus. Hal tersebut membuat Jeruk menjadi salah satu buah yang paling penting untuk dikonsumsi selama bulan puasa. Jika ingin ibadah puasa lancar dengan tubuh yang bugar, maka Jeruk menjadi pilihan yang cocok selama berbuka atau sahur. Penyajiannya pun bisa bermacam-macam, mulai dari dikonsumsi biasa dengan dikupas saja, atau mau dibuat aneka minuman seperti jus, es, atau sajian bersama makanan yang lain.

  • JAMBU KRISTAL

Sebagai kaum ibu, selama menjalankan ibadah puasa, tidak ada dispensasi jam kerja sama sekali ya? Kesibukan dan aktivitas tidak serta merta berhenti begitu saja. Pekerjaan rumah tidak tiba-tiba menghilang selama bulan puasa. Cucian tetap segunung, setrikaan masih sebanyak butir pasir di pantai, mainan yang berserakan tetap menyerupai serpihan kapal yang kena badai, demikian juga tugas sapu, pel dan beberes hal-hal yang lain. Luar biasanya, seorang ibu tetap bisa menjalankan ibadah puasa juga sambil momong para bocah. Ada yang pernah merasa lemes dan mudah ngantuk gak? Rasa mudah ngantuk dan lemas selama puasa itu bisa jadi karena aliran darah ke otak kurang lancar.

Jambu Kristal mengandung B3 (Niacin) yang dapat membantu memperlancar aliran darah ke otak. Apabila aliran darah ke otak lancar, maka akan lebih mudah fokus dan konsentrasi. Untuk yang bekerja selama bulan puasa cocok juga nih. Jadi kerjaan dan tugas kantor masih aman terkendali meski tengah puasa ya?

 

MEMILIH BUAH YANG AMAN UNTUK DIKONSUMSI

Biasanya pada saat puasa dan menjelang hari raya lebaran BPPOM rajin mengadakan razia makanan berbahaya. Ternyata persediaan makanan berbahaya yang dijual di pasar atau supermarket cukup banyak. Terbukti setiap kali razia, banyak sekali yang harus dibersihkan dari rak pajang. Ngeri ya? Bahkan bahan makanan alami seperti sayur, buah dan ikan juga ternyata tak luput dari kandungan berbahaya seperti formalin atau pewarna dan perasa buatan.

Lantas bagaimana memilih buah yang aman untuk dikonsumsi?

Karena saya males ribet dan mau yang pasti-pasti saja, untuk buah pun saya pilih yang sudah pasti ahli, seperti SUNPRIDE. Kalau kualitas dan mutunya terjamin, maka meminimalkan rasa was-was dan deg-deg’an. Sejak dulu percaya banget kalau SUNPRIDE aman dan terjamin mutu serta kualitasnya.

SUNPRIDE adalah buah yang dipanen dari kebun milik PT. SEWU SEGAR NUSANTARA dan didistribusikan hingga ke luar negeri. Kalau selama ini ada menganggap bahwa SUNPRIDE adalah merk buah import, ternyata bukan lho… SUNPRIDE asli dari Indonesia. Memang beberapa buah milik SUNPRIDE ada yang diimport dari luar negeri, namun SUNPRIDE memiliki kebun yang sangat luas di beberapa tempat di Indonesia. Salah satu kebunnya ada di Lampung di bawah pengasuhan PT. Nusantara Tropical Farm.

Nah untuk membuktikan tingkat keamanan buah SUNPRIDE, PT Nusantara Tropical Farm sudah memperolah sertifikat GLOBAL G.A.P untuk perkebunan pisang, jambu Kristal dan Nanas. Pertama dengar saya masih bengong, apa itu GLOBAL GAP. Ternyata Global GAP adalah kependekan dari Global Good Agricultural Practice, yaitu sistem sertifikasi yang diberikan untuk produk seperti hasil panen, peternakan, perkebunan maupun hasil budidaya air.

Untuk mendapatkan sertifikasi GLOBAL GAP ini tidak mudah ternyata, karena kebun SUNPRIDE harus dicek dan dipastikan bebas dari bahan-bahan bahaya fisik, kimia dan biologi. Bahan bahaya fisik itu seperti makanan yang ada benda asing (rambut, kerikil, atau benda asing lainnya yang tidak seharusnya ada). Sedangkan bahaya kimia antara lain pencemaran logam berat, pestisida, residu maupun bahan pengawet seperti formalin. Sedangkan Bahaya Biologi contohnya seperti lalat, ulat atau bakteri yang merusak produk.

Bukan hanya sekedar FOOD SAFETY yang diutamakan, untuk mendapatkan sertifikat GLOBAL GAP juga harus dipastikan ECO FRIENDLY atau ramah lingkungan. Perkebunan SUNPRIDE setiap tahunnya hanya menghasilkan limbah 5% hingga zero limbah. Ini berarti pengelolaan produk dan limbahnya berkelanjutan, sehingga nyaris zero limbah. Seperti limbah dari tanaman pisang bisa dimanfaatkan untuk berbagai jenis produk lain seperti pakan ternak, pupuk hingga nyaris zero limbah.

Ternyata SUNPRIDE adalah satu-satunya yang memperoleh sertifikat GLOBAL GAP untuk perkebunan Nanas, Pisang dan Jambu biji. Maka tak heran jika untuk 3 jenis buah tersebut SUNPRIDE mampu menembus pasar JEPANG. Sudah rahasia umum bukan kalau ekspor makanan ke Jepang itu susah dan ketat sekali aturannya. Lega kan kalau pasar Jepang saja memberikan lampu hijau untuk produk-produk SUNPRIDE. Itu berarti buah-buahan dari SUNPRIDE benar-benar terjaga standard mutu, keamanan dan kualitas produknya.

Masih ragu?

Kamu bisa search GGN Number Sunpride yang biasa tertera pada kardus SUNPRIDE, yaitu terdaftar untuk GGN number: 4056186911537. Database bisa di search di website database Global GAP. Sudah percaya kan kalau informasi ini valid dan tidak hoax? Sekarang mari saatnya banyak-banyak makan buah berkualitas, demi kesehatan yang berkualitas juga. Selamat menjalankan ibadah puasa!

NANAS, YAY OR NAY?

Jatuh cinta pada buah pisang itu buat saya tidak susah. Rasanya yang manis dan bentuknya yang tidak intimidatif, menjadikan buah pisang sangat mudah dicintai. Teksturnya yang lembut dan mudah diolah menjadi aneka makanan, membuat Pisang menjadi buah paling favorite bagi saya.

Namun jatuh cinta dengan buah Nanas?

Itu satu hal yang berbeda. Alasannya tentu saja sangat banyak. Nanas memiliki kulit buah yang intimidatif, kasar dan tajam pada mahkotanya. Belum lagi rasanya yang belum tentu manis, membuat saya enggan untuk mencoba buah Nanas sembarangan. Yang paling menyebalkan adalah rasa gatal di lidah bila tak piawai mengupasnya. Itu menjadikan buah Nanas alternatif terakhir jika memilih buah.

Saya suka makan buah apa saja, kecuali Nanas. Saya senang makan buah apa saja, kecuali Nanas. Namun sialnya, ketika masih kecil, setiap bulan Ramadhan tiba, depan rumah ibu saya selalu disewa penjual Nanas dari desa pedalaman untuk menjajakan dagangannya. Kebetulan rumah ibu persis ada di seberang pasar kecamatan. Maka bisa ditebak, ketika Ramadhan tiba kami setiap hari mendapat buah Nanas gratis.  Nanas menjadi suguhan setiap buka puasa tiba.

Mitos Tentang Buah Nanas

Beranjak remaja, saya semakin terdoktrin oleh omongan-omongan mitos tentang buah Nanas yang sering terdengar. Saat itu saya belum tahu apakah yang saya dengar tersebut mitos atau fakta. Setelah membaca dari berbagai macam sumber, akhirnya bisa juga dibedakan mana yang mitos dan mana yang fakta. Berikut beberapa mitos yang pernah saya dengar tentang buah Nanas:

  • Nanas dapat menyebabkan keputihan. Ternyata itu hanya mitos belaka. Kenyataannya yang sering menjadi penyebab keputihan adalah makanan-makanan yang diolah dengan fermentasi, makanan kaleng, makanan yang dikeringkan atau mengandung banyak gula.
  • Ibu hamil tidak boleh mengkonsumsi buah Nanas. Pada dasarnya semua buah-buahan memiliki kandungan vitamin yang bagus untuk ibu hamil. Demikian juga dengan buah Nanas. Asalkan dikonsumsi tidak berlebihan, maka Nanas aman untuk ibu hamil.
  • Nanas tidak boleh dikonsumsi saat haid, karena menyebabkan area kewanitaan menjadi lembab dan gatal. Padahal sebenarnya area kewanitaan yang terasa gatal disebabkan oleh jamur yang berkembang biak. Agar kesehatan area kewanitaan sehat, perempuan sebaiknya menjaga kebersihannya dengan sering berganti pembalut atau pakaian dalam selama masa haid.

Melihat Nanas yang beliau sajikan di meja makan tidak pernah saya sentuh, maka ibu pun mulai menegur saya. Lalu beliau mulai berceramah bahwa rajin mengkonsumsi buah-buahan itu sama dengan kamu memakai kosmetik paling mahal. Karena buah-buahan itu bagus untuk merawat kecantikan perempuan.  Demikian juga dengan mengkonsumsi buah Nanas.

Kalau dulu saya hanya menganggap apa yang dikatakan ibu hanyalah cara beliau merayu saya agar mau makan Nanas, namun kini saya percaya, bahwa buah Nanas memang memiliki banyak manfaat dalam menjaga kecantikan seorang perempuan

NANAS DAN KECANTIKAN

Buah Nanas mengandung banyak Vitamin C yang sangat bagus untuk kulit. Vitamin C membantu tubuh membentuk kolagen, yaitu protein yang dibutuhkan untuk mencegah kulit keriput dan memperbaiki sel yang rusak atau mati. Sehingga vitamin C di dalam buah Nanas bermanfaat untuk mencegah penuaan dini dan menjaga regenerasi sel kulit yang sudah mati.

Buah Nanas juga berfungsi sebagai antioksidan yang bisa mengangkat racun di dalam tubuh. Selain itu antioksidan bermanfaat untuk menjaga metabolisme dan peredaran darah menjadi lancar, sehingga kulit wajah bisa terlihat lebih cerah dan tidak kusam.

Buah Nanas mengandung enzim bromealin yang tinggi. Enzim ini bermanfaat dalam menjaga elastisitas kulit dan mencegah timbulnya jerawat. Buah Nanas yang digunakan sebagai masker juga bermanfaat menjaga pori-pori kulit agar tetap kecil dan menghilangkan bintik hitam. Sehingga kulit menjadi lebih sehat dan cerah.

Naaah… Dari situlah saya mulai belajar untuk jatuh cinta dengan buah Nanas. Awalnya tidak mudah, namun ketika bertemu dengan Nanas Honi, maka kisah perjalanan cinta saya menjadi lebih mulusss…

Nanas Honi Sunpride, manisnya sampai ke hati.

 

Apa itu NANAS HONI?

NANAS HONI adalah buah Nanas unggulan yang ditanam oleh PT. Sewu Segar Nusantara (Sunpride). Kenapa Nanas Honi Sunpride menjadi Nanas Unggulan?

Nanas Honi memiliki kandungan kalsium oksalat yang rendah sehingga tidak memicu gatal di lidah ketika dimakan. Ini penting banget, karena tidak perlu lagi merendam nanas ke dalam larutan air garam sebelum dimakan.

Nanas Honi juga memiliki rasa yang jauh lebih manis, karena ditanam dari bibit unggul dan dirawat dengan seksama serta melewati serangkaian penelitian. Sehingga buah yang dihasilkan merupakan kualitas prima. Maka tak heran kalau Nanas Honi Sunpride manisnya sampai ke hati.

Yang tidak kalah menakjubkan dan menjadi ciri khas dari Nanas Honi adalah kulit buahnya yang tidak terlalu tajam. Karena itu daging buah Nanas Honi memiliki sedikit mata, sehingga lebih mudah dikonsumsi tanpa rasa khawatir dan tanpa ribet. Memotong buah Nanas Honi Sunpride, tidak jauh berbeda ketika memotong buah Pepaya. Mudah dan cepat dikonsumsi.

Sejak ikut mencoba rasa Nanas Honi Sunpride maka fixed, saya jatuh cinta dengan buah Nanas. Sudahlah kalau buah pasti Sunpride! Karena Sunpride benar-benar menjaga kualitas buahnya sepenuh hati.

Agar Keluarga Harmonis, Jaga 3 Hal Ini

 

Agar Keluarga Harmonis, Jaga 3 Hal Ini – Beberapa waktu yang lalu saya bersama teman-teman blogger berkesempatan untuk ikut arisan yang seru. Arisan yang ini luar biasa manfaatnya. Karena di sana kita bisa belajar tentang banyak hal, mulai dari tips menjaga keharmonisan keluarga, hingga belajar hand-lettering. Arisan yang diadakan oleh HIJUP dan Resik-V ini menghadirkan bintang tamu Hamidah Rachmayanti (Face of Hijup) bersama suaminya, Irvan Farhad.

Semua pasangan pasti menginginkan rumah tangganya harmonis, setuju? Tapi, kalau melihat gosip-gosip yang sekarang berseliweran rasanya deg-deg’an juga yaa… Bahkan yang sudah berumah tangga puluhan tahun pun bisa cerai. Menurut berita, angka perceraian di Indonesia meningkat, salah satu faktor penyebabnya karena pengaruh media sosial. Aduuuh… ngeri-ngeri sedap juga yaa… Lantas bagaimana sih menjaga kapal bahtera rumah tangga ini biar gak mudah oleng?

Menjaga Keharmonisan Keluarga

Pernahkah kalian bertanya kepada pasangan masing-masing tentang apa yang mereka harapkan dan mereka sukai dari diri kita? Sebuah hubungan dapat berlangsung harmonis, salah satunya tentu karena masing-masing orang menemukan apa yang mereka harapkan dari pasangannya. Misalnya nih, suami saya suka kalau badan saya tidak mengembang terlalu besar. Ternyata, sudah bawaan dari sononya, badan saya selalu mungil. Meskipun saya makan sebanyak apapun, angka di timbangan tidak akan bergerak terlalu banyak. Suami saya suka ketika tubuh saya terlihat fit dan beraroma segar, tidak harus wangi, tapi segar. Sekarang coba bayangkan, bagaimana jika penampilan saya lebih sering lusuh, kuyu dan bau asem? Ketika tensi hubungan sedang tinggi, lalu suami curhat ke teman perempuan yang kebetulan punya aroma wangi, apa yang mungkin terjadi? *ketok meja* naudzubillah…! Karena itulah, penting ketika kita tahu yang di suka pasangan pada diri kita.

Irvan Farhad menuturkan, untuk menjaga keharmonisan keluarga, ini 3 hal yang harus kita jaga:

  1. Sex. Tidak dapat dipungkiri, kebutuhan seksual menjadi salah satu elemen yang cukup penting dalam menjaga keharmonisan keluarga. Bahkan sex menjadi kebutuhan dasar dalam setiap rumah tangga. Karena hubungan seksual yang sah hanya boleh dilakukan dengan pasangan sah masing-masing. Bahkan pakar psikologi mengungkap bahwa hubungan intim tersebut bukan hanya sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan biologis semata, namun juga untuk menjaga kesehatan psikologis seseorang. Tentu saja untuk menjaganya dibutuhkan kerja sama kedua belah pihak.
  2. Ekonomi. Sudah sering membaca di media massa kan kalau faktor ekonomi menjadi salah satu pemicu terbesar angka perceraian di Indonesia. Bahkan yang lebih menyedihkan lagi, faktor ekonomi menjadi salah satu pemicu kekerasan dalam rumah tangga. Membicarakan faktor ekonomi bukan semata bercerita tentang keharusan mencari pasangan yang kaya raya. Tetapi tentang bagaimana mengomunikasikan keadaan ekonomi yang harus dilalui bersama pasangan dalam rumah tangga. Selain itu tingkat kepuasan ekonomi bagi seseorang tentu memiliki ukuran yang berbeda. Ada istri yang disodori gaji suaminya 3 juta sudah bahagia, namun ada juga seorang istri yang disodori amplop gaji suaminya berisi 300 juta masih nyinyir dan ngomel panjang. Untuk itulah penting menjaga tingkat kepuasan ekonomi pasangan di dalam rumah tangga.
  3. Selingkuh. Duh, bicara ini dada saya selalu bergemuruh. Rasa gemas dan geregetan bercampur jadi satu. Karena perselingkuhan dalam rumah tangga yang menjadi korban bukan hanya pasangan, tetapi anak-anak juga turut mendapat imbasnya. Ada rasa benci dan sakit yang turut dirasakan anak-anak ketika mengetahui ayah/ibunya bergandengan mesra bukan dengan pasangannya. Jika ingin menjaga hati anak-anakmu, lakukan sekuat tenaga, hati dan pikiran untuk menghindari berselingkuh dari pasanganmu. Kalau ada yang tidak memuaskan dari pasanganmu, bicarakan, komunikasikan, dan cari jalan keluarnya bersama. Tidak dengan SELINGKUH! Apalagi kalau ada perempuan yang tetap bisa bahagia dan bangga meski predikat PELAKOR menempel di jidatnya, rasanya pengen nimpuk pakai bakiak sekarung. Maklumi saja ya, saya gak tahan nyinyir untuk urusan yang satu ini. *ngikik manis*

Ketiga hal diatas jika bisa dijaga oleh setiap pasangangan, insyaallah bahtera rumah tangga tidak mudah oleng dan karam. Biar nyinyir tidak makin akut, kita lanjut ngobrolin yang lain yaaa… Setelah tahu 3 hal yang harus kita jaga dalam rumah tangga, lantas bagaimana cara menjaganya? Naaahh… Mari sini duduk manis, saya mau berbagi tips menjaga penampilan luar dan merawat penampilan dalam.

Menjaga Penampilan Luar

Siapa yang setuju kalau penampilan luar itu penting untuk menjaga keharmonisan keluarga? Jangan sekedar berlindung dibalik alibi anak banyak, kecil-kecil, mana sempat berdandan cantik setiap hari, tapi ketika ada undangan masih sempat pasang alis dan bulu mata lentik anti badai. Nah lhooo… Padahal dalam agama itu berdandan buat suami, bukan buat undangan lho yaa…

Meskipun begitu, bagi saya menjaga penampilan luar tidak harus setiap hari pakai lipstik merah  merona manja, atau memakai bulu mata yang panjangnya setiang listrik. Bagi saya dan pasangan, menjaga penampilan luar itu berarti ya badan selalu kelihatan fit, bersih dan segar setiap hari. Itu sudah cukup. Badan terlihat fit tentu dengan menjaga kesehatan dan rajin olah raga. Meskipun olah raga saya sebatas ngulet ketika bangun tidur dan jalan kaki setiap pagi ke pasar, atau naik sepeda ke swalayan, namun cukup untuk membuat badan saya terjaga vitalitasnya. Lebih bagus jika bisa rajin yoga dan lari pagi yaa.. (self reminder)

Agar penampilan bersih dan segar, selalu mandi setiap hari dan berganti pakaian. Meskipun setiap hari lebih banyak di rumah, tapi yang dipakai ya daster yang itu-itu juga. Tidak dapat dipungkiri kalau daster itu kebebasan dan kenyamanan tingkat dewa bagi perempuan. Tapi memakainya kalau mau tidur aja gimana? Kalau pagi mau anter suami berangkat kerja dan sore hari ketika suami baru pulang, pakainya baju yang sedikit cerah dan segar, tentu lebih sedap dipandang.

Biar penampilan lebih kelihatan sedap dipandang, sesekali boleh lho belanja baju warna kesukaan suami atau membeli hijab yang dipilihin suami. Kalau ribet bawa suami ke mall dan males nunggu keliling berjam-jam, beli online aja sis. Sekarang kan sudah ada e-commerce untuk islamic fashion. coba deh klik HIJUP untuk melihat pilihan fashion yang tersedia. Bukan hanya terbatas untuk muslimah lhoo… Ada juga pilihan untuk para kaum lelaki. Karena HIJUP berkonsep online mall gitu. Jadi milih baju dan aksesorisnya bisa bareng suami tanpa perlu berpanas-panas atau kaki pegal.

Karena saya termasuk tipe pecinta diskonan dan gemar gratisan, maka spesial buat pembaca blog kirakara bisa mendapat potongan Rp 50.000 ketika berbelanja di HIJUP dengan cara: Masukkan Kode Voucher: HIJUPBMUSURABAYA untuk setiap pembelanjaan minimal Rp 250.000 dan berlaku hingga tanggal 31 Januari 2018.

Merawat Penampilan Dalam

Lanjuuuuttt…. Masih ingat kah faktor pertama yang harus kita jaga demi menjaga keharmonisan keluarga? Betul, hubungan Seksual! Hubungan seksual yang sehat adalah dengan pasangan yang sah. Ternyata penting menjaga kesehatan organ vital untuk menjaga kesehatan hubungan seksual. Apalagi bagi perempuan. Kesehatan organ vital adalah salah satu yang wajib dipelajari. Karena berbagai macam penyakit mematikan yang sering mengintai kaum perempuan, salah satu penularannya melalui organ vital ini.

Bagaimana merawat kesehatan organ vital?

Di acara HIJUP bloggers meet up beberapa waktu yang lalu, Mbak Yuna Eko Kristiani, Senior PR PT Kino Indonesia menuturkan permasalahan kesehatan organ vital yang sering dialami para perempuan, salah satunya adalah #keputihan. Keputihan adalah tanda awal bahwa ada ketidak seimbangan PH. Menjaga keseimbangan PH penting untuk mencegah jamur dan bakteri berkembang biak di area intim.

Lantas bagaimana cara menjaga organ intim agar tidak keputihan?

  1. Mengganti Pakaian dalam dan Pembalut secara rutin. Mengganti pakaian dalam dan pembalut pada saat mensturasi secara rutin penting untuk menjaga kebersihan organ intim.
  2. Bersihkan area organ intim. Mengetahui cara membersihkan organ intim dengan benar adalah hal yang wajib bagi perempuan. Hal ini juga perlu diajarkan sejak dini. Basuh area vital menggunakan air bersih dengan menyapu dari depan ke belakang agar kotoran tidak masuk ke dalam organ intim.
  3. Gunakan sabun godokan sirih RESIK-V setiap kali mandi untuk membersihkan organ intim perempuan

Kenapa harus SABUN GODOKAN SIRIH RESIK-V?

  • Sabun godokan sirih Resik-V dibuat dari air rebusan daun sirih asli yang terbukti menjaga kesehatan organ intim dan menjadi resep turun temurun sejak dulu.
  • Sabun godokan sirih Resik-V menjadi antiseptik alami yang dapat membunuh bakteri merugikan dan menjaga PH alami organ intim.
  • Sabun godokan sirih Resik-V teruji secara mikrobiologi membantu mengurangi jumlah JAMUR candida albicans penyebab keputihan.
  • Sabun godokan sirih Resik-V adalah ramuan alami mengatasi gatal-gatal dan bau tidak sedap.
  • Sabun godokan sirih Resik-V aman dipakai setiap hari karena terbuat dari bahan alami tanpa pengawet kimia, pewarna maupun pewangi kimia.
  • Sabun godokan sirih Resik-V sudah memiliki sertifikasi hallal dari MUI dan terdaftar di BPPOM jadi aman digunakan dan terjaga kehallalannya.

Sudah lengkap kan mengupas tuntas tentang menjaga keharmonisan keluarga. Dikupas luar dan dalam pula. Gak rugi deh ikut arisan ini. Apalagi bertambah ilmu tentang hand-lettering pula. Lumayan lah, bisa buat tulisan cakep untuk ulang tahun pernikahan atau kartu ucapan buat suami. Meskipun saya kalah dalam lomba hand lettering ini, namun yang jelas, ilmu saya bertambah hari ini. Happy kan?

Semoga keharmonisan keluarga tetap terjaga yaa…

#HIJUPevent #HIJUPbloggersmeetup #HIJUPmeetupsurabaya #mengatasiKeputihan #ManfaatDaunSirih

Ingin Mencegah Diare? Begini Caranya

INGIN MENCEGAH DIARE? BEGINI CARANYA – Siang itu, sepulang sekolah si bocah sangat rewel dan mengeluh kesakitan sambil memegang perutnya. Awalnya saya mengira ia masuk angin Karena melewatkan makan paginya. Tak lama sambil menangis si bocah mengadu kalau habis poo di celana. Dengan wajah penuh rasa sesal dan takut ia berkata kalau tidak terasa waktu BAB di celana. “Rasanya seperti pipis, tapi tidak bisa ditahan, bunda…” Ujarnya. Selidik punya selidik, rupanya BABnya cair.

Saya tenangkan si bocah. Saya katakan kalau saat ini ada virus masuk ke dalam perutnya. Sambil bercerita saya beri tahu kalau sekarang tentara di dalam tubuhnya sedang berperang melawan virus tersebut. Jadi ia tak boleh menyerah untuk membantu tentaranya yang kehausan atau kelaparan. Ia harus tetap makan dan minum, meski rasanya tidak nyaman sama sekali.

Saya lega ketika si bocah mau terus minum. Meski sedikit ia masih mau makan. Tapi selama diare berlangsung, ada rasa was-was, apakah yang saya lakukan sudah benar. Terkadang terbersit rasa ragu tentang penangan diare yang saya lakukan sendiri. Saya memang belum membawanya ke dokter, Karena saya lihat ia masih tampak baik-baik saja. Namun setelah hadir di acara #IndonesiaMerdekaDiare, saya baru tahu pasti apa itu Diare dan bagaimana cara penanganan yang tepat.

Sebelum saya tulis tentang penanganan diare, mungkin bisa kita simak apa kata prof Nutri tentang Diare dalam video “Prof Nutri Bicara Diare” berikut:

Dari penjelasan prof Nutri kita bisa memantau apakah si kecil terkena diare atau tidak. 3 Pedoman itulah yang selalu saya lakukan untuk mengenali diare, yaitu:

  1. Frekuensi

Bila frekuensinya lebih dari 3 kali sehari (bahkan ada yang bilang lebih dari 6 kali sehari) maka bisa dikatakan ia terkena diare. Hal ini tidak berlaku pada anak yang masih dalam tahap ASI Eksklusif. Jika Anak yang minum ASI saja, frekuensi BAB berkali-kali dalam sehari atau tidak BAB sama sekali, hal tersebut wajar dan normal. Ini karena keistimewaan ASI yang sangat mudah dicerna oleh usus.

  1. Warna

Warna BAB yang normal antara kuning, coklat atau sedikit kehijauan. Jika selain warna itu bisa jadi ada penyebab lain yang harus dikonsultasikan ke dokter. Apalagi jika ada darah dalam BAB. Orang tua wajib memperhatikan dan waspada ya!

  1. Tekstur

Tekstur BAB yang normal adalah menggumpal, lunak dan mudah dikeluarkan. Jika terlalu keras atau cair, bisa jadi ia memang bermasalah dengan pencernaannya.

Dari situlah orang tua wajib waspada. Kenali kebiasaan dan pola BAB si kecil itu ternyata penting banget ya.. Karena ternyata, anak yang terlalu sering terkena diare, dan tidak mendapatkan penanganan yang tepat bisa menyebabkan si kecil berisiko IQnya lebih rendah dan memiliki tinggi badan yang lebih pendek 3,6cm daripada anak normal pada umumnya. Nah, semua orang tua tentunya menghendaki tumbuh kembang anaknya bisa terus optimal kan..

Lantas, kalau sudah tahu si kecil terkena diare, apa sih yang harus kita lakukan?

Menurut dr. Andi Darma, SpA(K) diare yang ada di Indonesia, 60% disebabkan oleh infeksi rotavirus. Sisanya disebabkan oleh infeksi bakteri dan parasit. Jika BAB anak cair dan diare akut, bisa dipastikan 95% disebabkan oleh rotavirus. Rotavirus mudah sekali menular. Karena virus ini bisa bertahan di udara bebas selama 3 hari. Jika BAB bayi yang ada pada diapers dibuang sembarangan, bisa jadi hal tersebut menjadi sarana penyebaran rotavirus. Karena itu perhatikan sanitasi di lingkungan rumah, dan rajin mencuci tangan.

 Berikut beberapa langkah penanganan yang dapat dilakukan orang tua, jika si kecil terkena diare:

1. Rehidrasi

Jaga agar si kecil tidak mengalami dehidrasi. Beri ia minuman yang mengandung elektrolit tinggi seperti Oralit. Jika diare masih belum terlalu parah, memberikan cairan dalam bentuk apa saja bisa membantu sebagai pertolongan pertama terhadap diare. Namun begitu cairan elektrolit tinggi seperti oralit tetap wajib diberikan untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Perhatikan juga tanda-tanda anak dehidrasi, seperti mata cekung, kulit berkurang elastisitasnya, berkurang frekuensi pipisnya. Jika demikian bisa jadi itu berarti ia mengalami dehidrasi. Segera bawa si kecil ke Unit Gawat Darurat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut!

2. Berikan nutrisi yang cukup

Jika anak sakit biasanya nafsu makan berkurang. Namun begitu tetap usahakan untuk memberikan nutrisi yang cukup. 30% hingga 67% anak yang terkena rotavirus berisiko mengalami intoleransi laktosa. Berikut penuturan prof Nutri tentang intoleransi laktosa:

Karena itu penting untuk mengenali jenis diare anak dan penanganan yang tepat.  Demi menjaga asupan nutrisi seimbang yang dibutuhkan si kecil untuk memperkuat kekebalan tubuhnya. Bila perlu, berikan nutrisi bebas laktosa sesuai arahan tenaga kesehatan.

3.  Terapi obat-obatan

Pemberian antibiotik dapat dilakukan pada anak-anak yang terkena diare yang disebabkan oleh bakteri berat sesuai indikasi. Pemberian Zinc selama anak diare hingga 10 hari setelah sembuh, dapat dilakukan untuk mencegah diare timbul lagi selama 3 bulan ke depan. Karena itu jangan lupa untuk selalu konsultasikan ke tenaga kesehatan terdekat ya

4.  Pencegahan

Hal yang paling mudah untuk mencegah rotavirus adalah dengan melakukan imunisasi. Selain itu penyebaran rotavirus dapat dicegah dengan rajin mencuci tangan. Perhatikan juga kebersihan rumah dan sanitasi untuk mencegah penyebaran bakteri dan parasit penyebab diare.

Setelah duduk manis menyimak penjelasan dr. Andi Darma yang lincah, akhirnya saya bisa bernafas lega. Ternyata selama ini apa yang saya lakukan masih dalam batas koridor yang benar. Meskipun tetap ada juga anggapan saya yang keliru. Awalnya saya mengira anak yang terkena diare, sama sekali tidak boleh minum susu. Kenyataannya, pada beberapa penelitian, tidak semua anak yang diare mengalami intoleransi laktosa. Ada sekitar 30%  hingga 67% anak yang mengalami intoleransi laktosa ketika terkena diare. Jadi susu masih bisa diberikan, selama ususnya mampu mencerna kandungan laktosa. Justru pemberian nutrisi yang seimbang mutlak diperlukan untuk memperkuat kekebalan tubuh si kecil. Karena itu penting bagi orang tua untuk peka terhadap setiap kondisi anak.

 Duh, jadi manggut-manggut terus di seminar begini.

Nutricia Sarihusada dan Kampanye #IndonesiaMerdekaDiare

Menurut data RISKEDAS tahun 2013 bahwa 1 dari 7 anak di Indonesia pernah mengalami diare dengan frekuensi 2 hingga 6 kali dalam setahun membuat mata kita terbelalak lebar. Yang lebih miris lagi ternyata hanya 1 dari 10 ibu yang tahu dengan pasti tata laksana penanganan diare yang tepat. Hal ini membuat diare menjadi penyakit yang menyebabkan kematian nomor 2 tertinggi pada balita di Indonesia.

Seperti yang dituturkan salah satu narasumber, seorang ibu dari 2 anak sekaligus public figure, Husna Ika Putri Sari, bahwa banyak ibu yang masih bingung membedakan antara fakta dan mitos seputar diare. Banyaknya kepercayaan yang dimiliki masyarakat Indonesia seputar penanganan terhadap diare membuat ibu banyak mendapatkan informasi yang kurang akurat. Terbukti dalam permainan KAHOOT yang kami mainkan dengan seluruh peserta seminar, ternyata mitos dan fakta seputar diare memang sangat membingungkan.

Melihat kenyataan tersebut, Nutricia Bersama Sarihusada cukup tanggap dengan melakukan kampanye #IndonesiaMerdekaDiare sebagai komitmen perusahaan dalam meningkatkan gizi dan kualitas kesehatan masyarakat. Menurut Nabhila Chairunisa, Manager Digestive Care Nutricia Sarihusada, kampanye ini rencananya akan diadakan di banyak kota di Indonesia. Kampanye ini diadakan untuk memberikan edukasi yang tepat tentang tata laksana penanganan diare untuk menghindari kematian lebih banyak pada balita.

Selain melalui seminar, kampanye #IndonesiaMerdekaDiare juga dilakukan dengan membuat video “PROF NUTRI BICARA DIARE” untuk memberikan edukasi pada para orang tua di era digital. Seperti kita tahu smartphone bukan lagi menjadi barang yang langka. Hampir setiap rumah memiliki ponsel pintar tersebut. Karena itu kampanye digital menjadi sarana yang efektif untuk mendapat jangkauan edukasi yang lebih luas.

Dengan bantuan dan dukungan semua elemen masyarakat, maka kesadaran akan penanganan diare yang tepat bisa terus meningkat. Jika hal ini dapat dicapai, maka tidak mustahil suatu hari Indonesia bisa merdeka dari diare. Karena itu mari kita dukung #IndonesiaMerdekaDiare dengan membekali diri sendiri dan keluarga tentang pentingnya mengenal dan waspada terhadap diare.

Pentingnya Tidur Nyenyak & Berkualitas

PENTINGNYA TIDUR NYENYAK DAN BERKUALITAS – Dulu saya pernah cerita kalau tingkat kewarasan yang saya miliki sangat bergantung dengan jumlah jam tidur. Semakin saya kurang tidur, rasanya jadi cepat marah, cepat keluar tanduk. Akibatnya sangat tidak kondusif ketika harus menemani dua bocah saya bermain. Saya jadi gampang uring-uringan.

Curhatan tersebut ternyata bukan hanya sekedar mitos. Tidur ternyata bukan hanya sekedar untuk mengistirahatkan tubuh, tapi juga bermanfaat untuk kesehatan mental. Di acara HEALTHY SLEEP FAMILY CARNIVAL dari PT. Duta Abadi Primantara di Pakuwon Mall hari minggu kemarin, dikupas tuntas tentang manfaat tidur untuk anak dan seperti apa tidur yang sehat itu. Menghadirkan psikolog anak dan artis Choky Sitohang, acara berlangsung seru dan sarat ilmu.

         Baca juga: Tingkat Kewarasan Dan Jam Tidur

Menurut Yessica Dewi, S.Psi, M.Psi, psikolog anak, tidur yang sehat terbagi ke dalam beberapa fase, diantaranya fase NREM (Non Rapid Eye Movement) dan REM (Rapid Eye Movement). Dalam tahap NREM, tidur berfungsi untuk mengistirahatkan tubuh dan mengoptimalkan kerja organ dalam. Tahap ini pertumbuhan fisik secara optimal dapat tercapai dan membantu tubuh dalam memperbaiki metabolismenya. Tahap REM ini kondisi tubuh menjadi rileks.

Pada tahapan REM adalah tahapan lanjut dalam fase tidur. Tidur yang mencapai fase REM adalah tahapan tidur deep sleep. Dalam tahap ini, tidur bermanfaat bukan hanya sekedar beristirahat, namun juga menjaga kesehatan mental. Pada fase ini meski otot mata aktif bergerak, namun otak “melumpuhkan” otot sehingga anggota tubuh lain tidak ikut bergerak.

Selain bermanfaat untuk pertumbuhan fisik dan kesehatan mental, tidur juga bermanfaat untuk menghindari stress dan meningkatkan produktivitas. Karena itu tidur yang nyenyak dan nyaman sangat dibutuhkan seluruh anggota keluarga termasuk anak-anak. Ketika fase tidur ini terganggu, dan anak mudah terbangun, maka untuk mencapai fase REM harus diulang dari awal lagi. Itulah sebabnya Ibu Yessica menganjurkan untuk benar-benar memperhitungkan jumlah jam tidur anak agar pertumbuhannya juga optimal.

Untuk mendapatkan waktu tidur yang optimal bagi anak-anak, dibutuhkan beberapa persiapan, diantaranya:

  1. Ruangan tidur yang nyaman dan sehat dengan memperhitungkan faktor cahaya dan sirkulasi udara. Ruangan yang terlalu lembab dapat mengganggu kesehatan anak.
  2. Rutinitas sebelum tidur. Untuk membantu anak mau tidur tepat waktu, dibutuhkan rutinitas sebelum tidur. 1 jam sebelum tidur, sebaiknya kurangi aktivitas fisik anak. Ajak mereka untuk cuci tangan dan kaki, gosok gigi dan memakai baju piyama. Apabila anak belum terlalu mengantuk, lakukan kegiatan yang tidak membutuhkan gerak fisik, seperti membaca, bermain puzzle, atau bercerita. Dengan rutinitas, maka orang tua dapat dengan mudah mengontrol jam tidur anak.
  3. Tempat tidur yang sesuai. Cari tempat tidur yang sesuai usia anak. Untuk anak balita pastikan tempat tidur yang digunakan memiliki pengaman pada sisi-sisinya. Gunakan matras yang lembut dan nyaman untuk menjaga anak agar nyaman saat tidur. Matras yang terlalu keras dan kain yang panas dapat mengganggu tidur dan mengurangi kenyamanan anak, sehingga mudah terbangun. Jangan terlalu banyak barang di atas tempat tidur, agar anak lebih leluasa tidur. Pilih kain selimut dan alas tidur yang lembut dan nyaman. Jaga kebersihan tempat tidur.

Apabila anak-anak dapat tidur dengan nyaman dan nyenyak, maka ketika bangun anak-anak akan merasa lebih segar dan bersemangat. Ini sangat berpengaruh terhadap kemampuan fokus dan prestasi anak. Tahukan seperti apa rasanya ketika kurang tidur? Produktivitas menurun, dan fokus terhadap pekerjaan juga terganggu. Jika terjadi pada anak-anak, tentu membuat proses belajar nya terganggu.

Ternyata signifikan sekali ya dampaknya kurang tidur terhadap kehidupan sehari-hari. Karena itu memilih tempat tidur itu penting banget. Bisa jadi kamu memilih tempat tidur hanya untuk sekali seumur hidup. Karena itu pilih dengan benar dan pertimbangkan banyak hal. Bapak Mukti menyarankan, sebelum membeli tempat tidur sebaiknya dicoba tidur langsung di atas matras atau tempat tidur. Hal ini bermanfaat untuk mencoba performa matras yang sebenarnya. Karena titik tumpu setiap orang ketika tidur berbeda-beda. Ada tipe back sleeper dan side sleeper. Titik tumpu orang yang cenderung senang tidur telentang atau telungkup, berbeda dengan orang yang senang tidur miring. Karena itu sangat disarankan untuk mencoba tidur di atas matras yang akan dibeli.

Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, PT. Duta Abadi Primantara mengeluarkan beberapa merk tempat tidur yang memiliki keunggulan berbeda-beda. Merk-merk tersebut antara lain:

  • KING KOIL, yang mengusung tagline “Value For Money” menghadirkan kualitas matras terbaik dari yang terbaik. Dengan desain klasik yang elegan, King Koil memberikan kenyamanan tidur bak raja.
  • SERTA, adalah matras nomor satu yang digunakan di banyak hotel di Eropa. Dengan tagline “Always Comfortable”, yang dibantu teknologi tinggi dalam proses pembuatan, membuat SERTA menjadi andalan banyak pelanggan.
  • FLORENCE, membawa tagline “Smart Choice For Happy Family” adalah pilihan paling ideal untuk keluarga. Dengan harga yang lebih terjangkau, FLORENCE mampu menghadirkan kenyamanan yang berkualitas tinggi. Dengan tempat tidur FLORENCE kita dapat memenuhi kebutuhan tidur yang yang berkualitas untuk anggota keluarga. Ini nih tempat tidur favoritenya Choky Sitohang.
  • TEMPUR memiliki material tempat tidur yang sangat nyaman. Terinspirasi dari tidurnya para astronot di luar angkasa, TEMPUR hadir memberikan kenyamanan serupa astronot. Dibantu dengan teknologi modern, keistimewaan tidur nyenyak dapat dimiliki para pelanggan TEMPUR.

Istimewanya, semua produk dari PT. Duta Abadi Primantara ini memiliki kantong tidur. Artinya meskipun kamu tidur di spring bed, orang di sebelah kamu goyang-goyang pun, goncangannya tidak akan kamu rasakan. Kamu masih akan tetap terlelap, meski anak yang dikekepin pecicilannya minta ampun. Sepertinya saya harus segera berganti merk matras. Sebab kualitas tidur seorang ibu sangat berpengaruh terhadap produktivitas dalam mengasuh anak-anaknya. Bener kan? Bener dong…

          Baca Juga: Tidur Nyenyak Itu Nikmat

Karena sepertiga waktu manusia dihabiskan di atas tempat tidur, maka jangan pernah main-main dalam memilih kualitas Kasur ya. Tidur itu bukan sekedar memejamkan mata. Tidur bukan kegiatan penutup hari, tetapi kegiatan yang menentukan kualitas hari berikutnya. Karena itu jaga tidurmu agar tetap sehat dan berkualitas. Selamat tidur nyenyak!