Tips #Gakpakedrama Ketika Si Kembar Demam Bersamaan

Tips #Gakpakedrama ketika Si Kembar Demam Bersamaan.

Memiliki anak kembar itu katanya “double trouble double bless”. Itu artinya kalau pas lebaran bisa dapat amplop dobel, tapi pas masuk sekolah bayarnya juga dobel. Belum lagi kalau pas sakit.

Banyak orang bertanya, apa kalau punya anak kembar sakitnya juga barengan? Yang terjadi pada duo kunyil, begitu kami menyebut mereka, sejauh ini tidak selalu barengan atau tidak semua sakit. Pernah salah satu kunyil sakit cacar, dengan mengikuti petunjuk dan saran dokter, Alhamdulillah tidak saling menulari.

Namun untuk penyakit-penyakit yang mudah menular seperti flu, biasanya saling bergantian. Bahkan pernah juga mereka demam di waktu yang hampir bersamaan. Hari ini kunyil satu demam, keesokan harinya saudara kembarnya menyusul.

Dua anak demam bersamaan, gimana rasanya?

Satu anak sakit saja ibu sudah drama, gimana dua anak ya… Alhamdulillah dengan menerapkan beberapa tips akhirnya keduanya dapat sembuh gak pake drama.

Demam sebenarnya merupakan mekanisme tubuh dalam melawan infeksi virus, bakteri, jamur atau parasite penyebab penyakit. Anak dikatakan demam jika suhu tubuhnya lebih dari 37.5 dc.

Berikut beberapa tips merawat anak kembar yang demam bersamaan:

  • Pisahkan peralatan makan yang digunakan si kembar.

Jangan disuapin dari sendok dan piring yang sama. Hal ini untuk menghindari terjadinya penularan virus atau bakteri melalui saliva.

  • Pantau kondisi kedua anak dengan tetap memberikan asupan nutrisi yang cukup.

Daya tahan tubuh anak dibutuhkan untuk melawan virus atau bakteri yang masuk. Karena itu penting untuk menjaga anak tercukupi nutrisinya.

  • Berikan asupan cairan lebih sering untuk keduanya.

Hal yang mengkhawatirkan ketika demam salah satunya adalah ancaman dehirasi. Ketika suhu tubuh meningkat itu berarti cairan dalam tubuh akan makin cepat berkurang. Untuk itu penting menjaga asupan cairan pada anak. Jika anak susah minum, berikan minuman favoritnya, bisa berupa jus atau sirup. Bila perlu berikan dalam jumlah kecil tapi sering.

  • Gunakan termometer untuk memantau suhu tubuh anak.

Jangan menggunakan tangan, karena suhu tubuh ibu tidak bisa menjadi patokan untuk mengukur apakah anak tersebut demam atau tidak.

  • Untuk memudahkan, gunakan plester kompres demam pada dua anak sekaligus.

Hal tersebut terbukti lebih praktis karena ibu tidak perlu ribet mengganti dan mencelupkan kain kompres bergantian. Plester kompres demam tersebut juga terbukti efektif dalam membantu anak lebih tenang dan tidur nyenyak.

Mengapa Hansaplast Cooling Fever?

Saat ini banyak beredar plester kompres demam di pasaran. Merknya bermacam-macam bahkan promo dan iming-imingnya pun beragam. Namun hingga saat ini saya suka memakai HANSAPLAST COOLING FEVER DISNEY. Berikut beberapa alasan kenapa saya memilih Hansaplast Cooling Fever:

  • Hansaplast Cooling Fever memilki gambar karakter yang lucu dan jelas disukai anak-anak.

Karakater disney yang terdapat dalam bungkus dan plesternya membuat anak merasa nyaman bersama karakter favoritenya

  • Hansaplast cooling Fever memilki aroma yang menenangkan.

Pengalaman yang sama dialami duo kunyil ketika akan ditempeli plester. Hal pertama yang dia khawatirkan adalah aromanya. Ternyata setelah dicoba, mereka anteng dan nyaman. Aroma peppermint dan wintergreen oilnya mampu membuat duo kunyil tidur lebih tenang.

  • Hansaplast cooling fever aman digunakan untuk anak yang memiliki kulit sensitif.

Hansaplast cooling fever mengandung eucalyptus oil yang aman digunakan untuk anak-anak berkulit sensitif sekalipun.

  • Hansaplast cooling fever menggunakan teknologi Advanced Hydro-Gel yang dapat merekat kuat.

Aroma peppermint dapat memberikan sensasi kesejukan hingga 8 jam.

  • Hansaplast terpercaya karena sudah berpengalaman lebih dari 130 tahun.

Selain itu Hansaplast juga memiliki pusat penelitian yang modern dan canggih.

Bahkan sampai sekarang pun, duo kunyil sudah hafal. Kalau demam yang dicari adalah Hansaplast cooling fever. Karena sekarang sudah ada gambar karakter yang menarik, maka yang dicari adalah Hansaplast cooling fever yang ada gambar karakter disney nya. Setelah ditempeli Hansaplast Cooling Fever Disney sudah #Gakpakedrama lagi.

Bahkan dari hasil riset Fever Patch and product placement Kadence untuk Hansaplast pada Januari 2018, menunjukkan bahwa banyak ibu yang telah menempatkan Hansaplasat Cooling Fever sebagai “must use product” untuk membantu meredakan demam dan memberikan rasa aman dan nyaman.

Apabila ingin informasi lebih lanjut tentang Hansaplast Cooling Fever bisa mengunjungi websitenya di www.hansaplast.co.id atau melalui akun instagram di @Hansaplast_ID dan Facebook di @HansaplastID.

Cara Merawat Luka Tanpa Rasa Perih Dengan Hansaplast

CARA MERAWAT LUKA TANPA RASA PERIH DENGAN HANSAPLAST

Duo kunyil saya kalau jatuh dan berdarah dramanya seperti anak habis dianiaya. Meski lukanya hanya luka gores, tapi tangisannya terdengar sampai kelurahan sebelah. Belum lagi kalau lukanya harus dibersihkan dan diobati, maka drama bisa sama panjangnya kayak sinetron Tersanjung. Mungkin alasan itu pula bapaknya dan utinya paling males kalau harus menghadapi duo kunyil yang lagi pecicilan.

Adakah yang bernasib serupa dengan saya?

Padahal merawat luka itu penting banget agar luka cepet kering. Membersihkan luka adalah hal penting dalam merawat luka terbuka. Nah, membersihkan luka duo kunyil ini bisa menjadi drama tujuh seri. Jangankan mau dibersihkan, dipegang saja teriaknya histeris sekali.

Setiap kali mau dibersihkan, si kunyil selalu membayangkan rasa perihnya. Itu kenapa setiap kali dibersihkan, teriakannya seperti habis dianiaya. Rasanya kalau ada cairan pembersih luka atau cairan antiseptik untuk luka yang anti perih pasti sangat membantu. Beruntung banget ada Hansaplast spray antiseptik yang membantu membersihkan luka gak pake perih. Kok bisa gak pake perih? Lantas gimana sih sebenarnya langkah merawat luka agar luka cepet kering dan luka sembuh gak pake perih?

Cara Merawat Luka Gak Pake Perih

Kalau setiap merawat luka selalu ada drama seperti saya, mungkin kamu bisa mencoba 3 langkah mudah berikut. Langkah ini ternyata mengurangi teriakan dan tangisan ketika si bocah jatuh. 3 langkah ini juga membantu luka lebih cepat kering. Karena luka cepat sembuh maka luka tidak meninggalkan bekas di kulit duo kunyil.

Berikut tiga langkah merawat luka gak pake perih:

1. bersihkan luka

Membersihkan luka menjadi langkah penting agar luka terhindar dari infeksi. Ketika terluka, kulit terbuka, lapisan pelindung kulit sedang rusak sehingga memungkinkan debu kotoran dan bakteri masuk ke dalam tubuh. Saat itulah memperbesar kemungkinan terjadinya infeksi sehingga membuat luka menjadi lebih parah dan makin lama sembuhnya.

Apabila tidak dibersihkan, maka infeksi bisa menyebar ke bagian kulit yang lebih dalam dan bisa membuat kondisi kesehatan ke level yang lebih serius. Membersihkan luka bisa menggunakan cairan antiseptik pembersih luka, untuk membantu mencegah dan mengatasi infeksi.

2. Melindungi Luka

Untuk mencegah kontaminasi dari lingkungan, maka luka perlu dilindungi. Melindungi luka juga bermanfaat untuk memberi bantalan pelindung terhadap pengaruh eksternal, seperti air dan kuman. Apabila luka terlindungi dengan optimal, akan membantu menyembuhkan luka lebih cepat dan mengurangi resiko terjadinya bekas luka.

Jangan lupa ganti plester pelindung luka setiap hari agar terjaga kebersihannya. Gunakan plester yang elastis dan breathable untuk membantu proses penyembuhan luka dan menunjang aktifitas harian anak-anak.

3. Menyembuhkan Luka dengan Salep

Menyembuhkan luka menggunakan salep bermanfaat untuk menjaga kelembaban kulit yang terluka. Apabila kelembaban terjaga maka resiko terjadinya bekas luka dan kerak yang mengeras semakin kecil. Dengan demikian, luka juga jadi lebih cepat sembuh.


REVIEW HANSAPLAST SPRAY ANTISEPTIK

Membersihkan luka menggunakan Hansaplast spray antiseptik ini ternyata bebas drama, gak perih sama sekali. Menurut duo kunyil ketika luka disemprot dengan spray antiseptik dari Hansaplast ada rasa adem dan tidak membuat luka semakin terasa sakit.

Ternyata Hansaplast Spray antiseptik mengandung bahan aktif PolyHexanide / PolyHexaMethylene Biguanide (PHMB) membantu mencegah dan mengatasi infeksi. Berbeda dengan obat merah, Hansaplast ini bisa digunakan untuk membersihkan luka dan sekaligus mengandung antiseptik untuk melindungi dari bakteri. Obat merah atau iodin hanya berfungsi melindungi luka dari bakteri tapi bukan untuk membersihkan luka.

Berikut beberapa kelebihan Hansaplast Spray Antiseptik:

  • Tidak perih saat digunakan
  • Tidak berwarna dan tidak berbau
  • Praktis
  • Aman digunakan, dengan tingkat tolerabilitas lebih tinggi sehingga efek samping lebih kecil.
  • Mengandung bahan Aktif: 0,1% Decyl Glucoside Tenside dan 0,04% Polihexanide (PHMB) dalam Larutan Ringer

Cara Penggunaan Hansaplast Spray Antiseptik:

  • Semprotkan Hansaplasy Spray Antiseptik dari jarak kurang lebih 10cm ke seluruh area luka
  • Ulangi apabila dibutuhkan, kemudian secara perlahan keringkan area di sekitar luka

Nah, semenjak menggunakan Hansaplast spray antiseptik ini, duo kunyil sudah gak drama lagi ketika lukanya harus dibersihkan. Tangisannya juga cepat reda karena ternyata membersihkan gak pake perih dan tanpa ribet harus dicuci dengan disinfectan segala macam. Cukup disemprot dengan Hansaplast spray antiseptik, dikeringkan, dikasih salep kalau lukanya lebar dan ditutup plester, beres deh!

Lalu Hansaplast Spray antiseptik ini bisa dibeli di mana? Sudah tersedia di apotek-apotek terdekat. Bisa juga beli di swalayan seperti indomaret atau alfamart. Kalau males keluar, bisa juga didapatkan di marketplace seperti shopee maupun tokopedia. Tinggal klik, barang pun diantar. Harganya bervariasi. Rata-rata Rp 25.000an. Cukup terjangkau kan?

Untuk mengurangi drama dan #GakPakePerih ya wajib diperjuangkan lah! Cusss korek-korek informasi lebih lanjut, di www.hansaplast.co.id dan melalui akun Instagram resmi Hansaplast @Hansaplast_ID dan Facebook Fanpage @HansaplastID